Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wisuda TPA Muhammadiyah 22 Takerharjo Bermahkota dari Cahaya

Iklan Landscape Smamda
Wisuda TPA Muhammadiyah 22 Takerharjo Bermahkota dari Cahaya
pwmu.co -
Foto wisudawan, ustadzah dan pengelola TPA Muhammadiyah 22 Takerharjo. (Mushlihin/PWMU.CO)

PWMU.CO – Wisuda Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Muhammadiyah 22 Takerharjo diselenggarakan pada Kamis (3/7/2025). Prosesi wisuda dipandu oleh Ustadzah Lishatin Ma`rifah dan Yuli Usrotul Faizah. Puluhan wisudawan dan tiga dewan pengukuh memasuki ruangan.

Berikutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars TPA, dipimpin santriwati Evellyne Ingriead Anatasyah. Selanjutnya pembacaan SK Kepala TPA Muhammadiyah 22 Takerharjo tentang santri yang diwisuda oleh Marliyatin SPd.

Adapun proses pengukuhan wisudawan dan wisudawati dewan pengukuh. Di antaranya, yaitu M Khozin SAg SPd (Kepala TPA), Hj Siti Shofiyah SPdI (Kurikulum), dan Khoiryatun SPd (Kesantrian).

Setelah itu ikrar wisuda. Pemimpinnya santriwati Afra Nadhifah Sauqiyyah Al Thafunnisa. Wisudawan berprestasi diberi cinderamata. Kategori tilawah dimenangkan santriwati Levina Azarin Ariyanti binti Sunaryo dan Sholihatul Hidayah. Kategori ghorib musykilat, dimenangkan santriwan Anas Habiburrahman bin Khoirul Isfai dan Suprapti Rahayu. Kategori hafalan juz 30 dan ayat-ayat pilihan, diraih santriwati Miranda Abel Valencia binti Siti Mahmudah.

Sesudah itu pentas seni. Hadirin dihibur beberapa alunan lagu ingin menjadi hafidh dan selamat berpisah yang disuarakan oleh wisudawan dan wisudawati dan alunan lagu Ayah ciptaan Ebiet G. Ade yang dilantunkan oleh ustdzah Ulik Amah.

Wali santri merangkul wisudawan. Sementara itu wisudawan sungkem dan memakaikan selendang atau mahkota kepada walinya. Air mata membasahi pipinya. Hadirin terkesima dan meneteskan air mata bahagia.

Wisuda juga diisi ceramah agama. Pembawa acaranya yaitu ustadzah Badriyatul Munawwaroh. Santriwati Mazidatur Rohmah membaca Alif Lam Mim Shad.

Ayat pembuka dari Surat al-Araf (Surah ke-7 dalam al-Quran) dan seterusnya. Sementara itu sari tilawahnya Levina Azarin Ariyanti. Hanya Allah yang mengetahui maknanya secara pasti.

Ketua panitia, Suziyanah menyampaikan ucapan terima kepada wakil wisudawan Anas Habiburrahman, Kepala TPA M. Khozin, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Drs H Amirul Mu’minin MA, penceramah agama Yusron Shobahi Lc yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah At Taqwa Kranji Paciran.

M. Khozin memohon maaf karena wisuda molor sejam. Lantaran keluarga yang diundang berpulang. Khozin berseloroh, “Andaikan menahu ada orang meninggal dunia maka wisuda ditunda. Pasalnya wa likulli ummatin ajal, fa idzâ jâ’a ajaluhum lâ yasta’khirûna sâ‘ataw wa lâ yastaqdimûn. Setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Jika ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan sesaat pun dan tidak dapat (pula) meminta percepatan,” ujarnya.

Amirul Mu’minin mengajak hadirin untuk membaca al-Quran setiap hari. Ada 4 ayat ber-tag anjuran untuk selalu membaca al-Quran. Yakni surat al-‘Ankabut (29) ayat 45, Surat Al-Ahzab (33) ayat 34, Surat Fatir (35) ayat 29, dan Surat Al A’la (87) ayat 6.

Pimpinan Ranting Muhammadiyah Takerharjo tersebut memotivasi para ustadz dan santri bahwa sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari dan mengajarkan al-Quran.

Yusron Shobahi sangat mendukung program Takhasus Tahfidh al-Quran. Jangan meninggalkan al-Quran. Apapun cita-cita wisudawan, baik sebagai dokter, olahragawan, professor, maupun pengusaha.

Wali santri pun harus melunasi kewajibannya. Yusron berkisah, ustadzah mengajarkan huruf hijaiyah ba ya dan ra. Santri menulis di kertas. Ustadzah menyuruh santri agar kertas diserahkan kepada walinya.

Wali membalasnya dengan kalimat sa ba ra. Ustadzah mengirimkan surat lagi dengan kalimat bu ya ra. Wali santri membalas surat dengan kalimat insyaAllah.

Karenanya Yusron menegaskan wali peduli terhadap anaknya yang belajar di TPA. Sebab orang tua yang anaknya mempelajari al-Quran akan dipakaikan mahkota dari cahaya dan perhiasan yang nilainya tidak tertandingi di dunia.

Akhirnya wisuda ditutup dengan doa oleh KH. Muhammad Tsabit. Doa yang dibaca adalah “Robbi auzi’nii an asykuro ni’matakal latii an’amta ‘alayya wa ‘alaa waalidayya wa an a’mala shoolihan tardhoohu wa adkhilnii birohmatika fii ‘ibaadikash shoolihiin“.

Artinya: “Ya Tuhanku, berikanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhoi dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu kedalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Selesai acara hadirin dan tamu kehormatan disuguhi makan siang bergizi. Salah satu tamu berpantun. Beli tomat dan uwi ke Madinatul Munawaroh. Kami ucapkan selamat wisuda santri TPA Muhammadiyah 22 Takerharjo.(*)

Penulis Mushlihin Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu