Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2026 sebagai upaya strategis untuk memperkuat peran kelembagaan sekaligus memperluas dampak sosial di tengah masyarakat, Jumat (19/12/2025).
Kegiatan ini mengusung tema Penguatan Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan yang menegaskan komitmen Lazismu Jatim untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan membangun relasi baru yang berkelanjutan.
Rakerwil yang diikuti oleh perwakilan Lazismu daerah se-Jawa Timur ini menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi program, menyusun arah kebijakan, serta merancang strategi (renstra) penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah pada tahun mendatang.
Acara yang digelar di Hotel Horison GKB Gresik ini berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan dan peluang Lazismu di era transformasi digital serta perubahan sosial yang semakin dinamis.
Ketua BP Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujaddid Rais M.IR, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakerwil 2026 tidak hanya berorientasi pada pencapaian target angka, tetapi juga pada penguatan dampak nyata bagi mustahik dan masyarakat luas.
Menurutnya, Lazismu harus hadir sebagai solusi atas persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kebencanaan melalui program-program yang terukur, transparan, dan berkelanjutan.
“Gerakan maju dan berdampak berarti Lazismu harus terus meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, serta memperluas jejaring kemitraan,” ujarnya.
Rakerwil yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (19–20/12/2025), ini mengambil salah satu fokus utama pada pembangunan relasi baru, baik dengan dunia usaha, lembaga filantropi, pemerintah, maupun komunitas masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor, Lazismu Jatim optimistis dapat memperkuat program-program unggulan, seperti pemberdayaan ekonomi umat melalui UMKM, beasiswa pendidikan, gerakan orang tua asuh, layanan kesehatan, serta tanggap darurat bencana. Relasi yang kuat diyakini akan memperbesar kepercayaan publik dan meningkatkan partisipasi muzaki.
Ucapan terima kasih kepada para muzaki disampaikan dalam sambutannya, terlebih dalam program tanggap darurat bencana Sumatra, di mana Jawa Timur berhasil mengumpulkan dan menyetorkan donasi kepada Lazismu senilai hampir Rp7,1 miliar.
“Ini bukan angka yang kecil, berhasil mengantarkan Jawa Timur menempati urutan ke-2 dalam daftar Lazismu. Angka 7 miliar yang fantastis ini bukan tidak mungkin kita dapatkan jika kita tidak memiliki relasi yang baik antarsesama. Great power comes from great responsibility,” tuturnya.
Selain itu, Rakerwil juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia selaku amil. Pelatihan, standardisasi kerja, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi agenda prioritas agar layanan Lazismu semakin efektif dan menjangkau lebih luas.
Transformasi digital dipandang sebagai keniscayaan untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan akses bagi para donatur.
Acara Rakerwil Lazismu Jawa Timur 2026 dibuka oleh Hidayatur Rahman S.E M.M Wakil Ketua PWM Jawa Timur.
“Jika ingin menangkap banyak ikan maka jangan langsung memberi makanan pada ikan tersebut, tetapi berikan suasana atau lingkungan yang nyaman terlebih dahulu agar ikan banyak yang datang ke tempat tersebut,” ucapnya saat memberikan perumpamaan terkait program layanan Lazismu.
“Kemudahan bertransaksi saat memberikan donasi, konsultasi perhitungan zakat, dan kemudahan akses mendapatkan informasi di Lazismu ibaratnya seperti kondisi lingkungan ikan berada dalam air. Di antara banyaknya ikan kecil yang datang, tidak menutup kemungkinan ikan hiu akan ikut datang,” imbuhnya sembari tersenyum.
Melalui Rakerwil Lazismu Jatim 2026 ini, diharapkan lahir rumusan program dan langkah strategis yang mampu menjawab kebutuhan umat secara lebih komprehensif.
Dengan semangat gerakan maju dan berdampak, Lazismu Jawa Timur siap melangkah ke depan, membangun relasi baru, dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments