Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan peserta didik, SD Mumtaz bekerja sama dengan Puskesmas Taman menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan massal untuk seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu (7/8/2025) di lingkungan sekolah.
Pemeriksaan meliputi berbagai aspek kesehatan dasar seperti tinggi dan berat badan, kesehatan mata, telinga, gigi, serta pemeriksaan umum. Tim medis dari Puskesmas Taman hadir langsung untuk melakukan pemeriksaan dengan dibantu oleh guru-guru serta tenaga kependidikan dari SD Mumtaz.
Waka Kesiswaan SD Mumtaz, Prasidi Sunu Surya SSos menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sekolah yang bertujuan untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan kesehatan pada siswa, sekaligus memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dalam kondisi sehat dan siap menerima pembelajaran dengan optimal. Pemeriksaan ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya pola hidup sehat,” ujar beliau.
Sementara itu, pihak Puskesmas Taman menyambut baik karena merupakan salah satu Program kementerian kesehatan (kemenkes) Republik Indonesia tentang pemeriksaan kesehatan gratis.
Lin fadilla AmdKep menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan gratis yang rutin kami laksanakan di sekolah-sekolah sebagai upaya promotif dan preventif. Kami ingin memastikan bahwa anak anak usia sekolah mendapatkan perhatian dan kesehatan sejak dini,” ujarnya
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dengan SD Mumtaz dalam pelaksanaan pemeriksaan ini. Harapannya, melalui kegiatan ini, potensi masalah kesehatan seperti gangguan penglihatan, gigi , kulit dan pendengaran, dan lainnya dapat dideteksi lebih awal dan segera ditindak lanjuti,” tambahnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti pemeriksaan. Beberapa dari mereka bahkan mengaku baru pertama kali diperiksa secara menyeluruh oleh tenaga medis di sekolah. Dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan ini, tidak hanya siswa yang menjadi sasaran pemeriksaan, namun para guru dan tenaga pendidik juga turut serta.
Mereka menjalani pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan pendidik. Hal ini penting karena guru yang sehat tentu akan lebih optimal dalam menjalankan tugas mendidik dan membimbing siswa di sekolah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa, orang tua, dan pihak sekolah dapat lebih memperhatikan aspek kesehatan sebagai bagian integral dari proses pendidikan.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments