Serunya Test Ride Motor Ninja di SMK Mutu Gresik

115
Pasang Iklan Murah
Test ride oleh siswa SMK Mutu Gresik. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Kedatangan dua unit motor Kawasaki di SMK Muhammadiyah 1 (SMK Mutu) Gresik di Jalan Raya Bungah KM 17 Gresik, Senin (20/7/19) membuat heboh warga sekolah.

Bagaimana tidak? Momen yang ditunggu-tunggu untuk mencoba laju motor yang terlihat gagah dan klasik itu akhirnya datang juga. Ada dua unit motor yang tiba, yaitu Ninja 250 dan Kawasaki Cafe 175cc. Keduanya siap digunakan test ride.

Kepala SMK Mutu Imam Syafi’ie MAg mengatakan, sekolahnya sangat beruntung digandeng Kawasaki untuk mengadakan kerjasama dengan PT Surapita Unitrans main delear Kawasaki wilayah Jawa, Bali, dan NTB.

“Dengan adanya kerjasama Kawasaki Goes to School ini, diharapkan membantu pihak sekolah dalam memberikan pembelajaran dan praktik secara langsung kepada siswa SMK Mutu Gresik,” ujarnya.

Acara pada siang itu dipandu oleh Heru Sukoco dari PT Surapita Unitrans. Dia mengatakan, “Untuk siswa SMK Muhammadiyah 1 Gresik, khususnya jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, gunakan kesempatan ini dengan baik. Terus belajar hal baru, jangan mudah menyerah. Pokoknya gunakan kesempatan ini sebaik mungkin!”

Acara semakin meriah saat Imam Syafi’ie, dan Ketua Komite Sekolah Anwar Shodiq mengawali sekaligus membuka acara test ride tersebut. Tes diadakan di lapangan SMK dengan yang dipasang garis pembatas pada jalurnya. Semua pengendara harus mengutamakan safety riding saat test ride dilaksanakan.

Test ride diperuntukkan untuk seluruh warga SMK Muhammadiyah 1 Gresik, baik guru maupun siswa. Menurut Heru Sukoco tujuan diadakan test ride ini guna memberikan pengetahuan dan ilmu dalam berkendara dan khususnya terkait industri otomotif.

Test ride ini merupakan bagian penting sebelum diadakan acara peresmian Kawasaki Goes to School (KGTS). Persemian dimulai sekitar pukul 12.30 WIB. Sebanyak 15 siswa terpilih yang sudah terjaring dengan dilaksanakan tes praktik maupun tertulis, siap mengawali pembelajaran bersama Kelas Kawasaki.

Imam Syafi’ie berharap siswanya dapat dibimbing dan dibekali ilmu mulai dari nol sampai diantarkan pada industri otomotif. (Novita)