Diberi Kaleng Infak, Begini Reaksi Anak-Anak

190
Pasang Iklan Murah
Sosialisasi kaleng filantropi oleh Lazismu Sumberrejo. (Chamim/pwmu.co)

PWMU.CO-SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo Bojonegoro dikunjungi petugas Lazismu Kantor Layanan Sumberrejo usai shalat Dhuha di masjid, Jumat (6/9/2019).

Kunjungan kali ini sambil membawa kaleng-kaleng kecil imut berlogo Lazismu. Di kaleng tulisan Filantropi Cilik dan Muda.

iklan

Di depan para siswa, Ketua Lazismu Sumberrejo Suwadi Pranoto SPd menyampaikan, kaleng-kaleng ini tabungan sedekah.  ”Rasulullah Muhammad saw sangat gemar bersedekah. Jika kita mengaku umatnya dan menjadikan beliau sebagai uswah hasanah, maka sudah seharusnya kita juga harus gemar bersedekah,” katanya.

Salah satu caranya, sambung dia, dengan mengisi kaleng yang diberikan kepada setiap siswa. Para siswa mendengarkan cerita itu penuh perhatian.

Setelah selesai bercerita, petugas Lazismu memberikan kuis seputar Lazismu, zakat, infak ,dan sedekah. Murid yang bisa menjawab dengan benar mendapat hadiah stiker pesan motivasi dan ajakan untuk beribadah.

”Siapa yang tahu kepanjangan Lazismu?” tanya Suwadi Pranoto.

Sontak  hampir semua murid angkat tangan berebut menjawab. Muhammad Labib Habibie, murid fifth grade A (kelas lima A) ditunjuk.

”Lazismu adalah kependekan dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shodaqoh Muhammadiyah,” jawabnya dengan teriak semangat dan yakin. Dia pun menerima selembar stiker bertuliskan Ucapkan Assalamualaikum Sebelum Masuk Ruang.

Selesai memberikan beberapa pertanyaan, petugas Lazismu membagikan kaleng sinfak kepada anak-anak untuk dibawa pulang. Dijelaskan, kaleng dikumpulkan di sekolah dan diambil oleh petugas sebulan sekali.

Betapa senangnya anak-anak mendapat kaleng berlogo Lazismu dengan tulisan Aksi Bersama untuk Sesama. Usai menerima kaleng, anak-anakpun langsung mengisi kaleng dengan uang sakunya.

Kepala Sekolah M.Tajuddin Al-Afghani SHI menyampaikan, kegiatan ini sangat bernilai positif. ”Dengan diberikannya kaleng sedekah harapannya semoga bisa menumbuhkan semangat jiwa filantropi anak sejak dini,” katanya. (*)

Penulis Muryanti  Editor Sugeng Purwanto