Bazar Saudagar Muda Ramaikan Milad di Alun-Alun Lamongan

240
Pasang Iklan Murah
Rapat saudagar muda Muhammadiyah persiapan bazar untuk milad Muhammadiyah. (Faris/pwmu.co)

PWMU.CO-Milad Muhammadiyah yang diadakan di Alun-alun Lamongan, Ahad (15/12/2019), bakal diramaikan dengan bazar wirausaha. Sebanyak 45 stan makanan, fashion, dan kerajinan tangan dibuka oleh sejumlah saudagar muda dari kota ini.

Hal itu disampaikan anggota Bidang Ekonomi Pemuda Muhammadiyah  Mohammad Rofiq saat rapat persiapan bazaar di Berlian Cafee Lamongan, Jumat (13/12/2019).

Dia menjelaskan, bazar ini dikelola oleh Bidang Ekonomi  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Lamongan. ”Persiapan bazar ini terhitung sangat singkat. Baru menerima kabar satu pekan sebelumnya. Langsung Bidang Ekonomi melakukan rapat koordinasi,” ujarnya.

Baca Juga:  1.500 Peserta Ramaikan Pawai Taaruf Milad di Situbondo

Bazaar ini mendapat respon banyak peserta. Begitu pembukaan stan bazar dipublikasikan Rofiq melalui Grup Whatsapp Jaringan Saudagar Muda Muhammadiyah Lamongan langsung banyak yang daftar.

”Ternyata berita bazar ini tersebar, banyak juga dari komunitas UKM-UKM Lamongan yang tertarik untuk ikut,” cerita Rofiq.

Salah satu misi bazar ini, kata dia, adalah pemberdayaan umat. ”Masyarakat kita banyak yang berwirausaha, kuliner yang banyak. Kenapa tidak kita wadahi saja? Dari pada jualan liar tampak tidak rapi. Kalau begini semua rapi dan enak dipandang. Peserta yang mampir juga senang,” ujar Rofiq yang juga membuka stan kerajinan tangan.

Baca Juga:  9 Poin yang Perlu Dilaksanakan dalam Konsolidasi Nasional, Ini Rinciannya

Salah satu peserta bazar Misbakhul Munif membuka akan stan Nekatz Food. ”Sudah ketiga kalinya ikut bazar di Saudagar Muda Muhammadiyah Lamongan seperti ini. Jadi punya banyak saudara, karena sering ketemu juga dengan peserta bazar yang lain di even serupa sebelumnya,” katanya.

Desi Ratnasari, ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) juga ikut buka stan. Sehari-hari dia bisnis dompet dan tas.  ”Iya, buka stan di sini bersama teman NA (Nasyiatul Aisyiyah) dari Bidang Ekonomi,” ujarnya. (*)

Penulis Fathan Faris Saputro  Editor Sugeng Purwanto