Sedang Berpuasa Sunah, dr Agus Pramono Wafat setelah Periksa Pasien

215
Pasang Iklan Murah
dr Agus Pramono (tengah) dalam sebuah kegiatan. (Foto dokumen)

PWMU.CO – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah Lamongan. Salah satu tokoh penggerak Persyarikatan di sana, dr Agus Pramono, meninggal dunia, Senin (24/7). Ketua Majelis Pelayanan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan periode 2015-2020 itu dikenal sebagai sebagai sosok yang aktif menggerakkan dakwah kultural dan sosial.

Sekretaris Eksekutif MPKU PDM Lamongan Bayu Saputra  menuturkan, selain mengabdikan diri untuk membesarkan Rumah Sakit Muhammadiyah Babat, almarhum yang juga menjadi Wakil Ketua PCM Babat itu juga aktif menggerakkan dakwah. “Pak Agus rutin mengisi forum kajian ranting Muhammadiyah se-Babat, Lamongan,” ujarnya.

iklan

(Berita terkait: Almarhum dr Agus Pramono: Sang Perintis yang Selalu Doakan Pemain Persela Birrul Walidain agar Tak Cedera)

Selain itu, Pak Agus—sapaan akrab almarhum—dikenal juga aktif dalam forum pengkaderan. Almarhum sering dilibatkan Majelis Pendidikan Kader (MPK) PDM Lamongan untuk menjadi narasumber kegiatan-kegiatan pengkaderan tingkat cabang maupun daerah.

“Sebelum meninggal, beliau izin pulang kepada rekan kerjanya yang satu shift untuk bisa berbuka puasa di rumah. Sesampainya di rumah, ternyata ada pasien yang sudah menunggu. Beliau pun melayani pasien tersebut sambil menunggu saat berbuka. Naasnya, setelah melayani pasien kedua beliau tiba-tiba jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri. Sekitar pukul 18.00 beliau dikabarkan meninggal dunia,” terang Bayu yang juga menjabat Bendahara Umum DPD lMM Jatim.

(Baca juga: Subhanallah! Habis Mengimami Shalat Ashar, Ali Muklisin Wafat dalam Keadaan Puasa  dan Muhammadiyah Lamongan Berduka: 4 Tokoh Wafat Sebulan Terakhir)

Bayu menambahkan, satu hal yang almarhum cita-citakan saat memimpin MPKU PDM Lamongan adalah mendirikan klinik sebagai pusat dakwah di bidang kesehatan. Klinik itu akan ditempatkan di Lamongan selatan. Tujuannya adalah untuk meng-counter gerakan Kristenisasi di Lamongan daerah selatan. Akan tetapi Allah SWT berkehendak lain, Pak Agus wafat sebelum bisa mewujudkan cita-citanya.”Semoga cita-cita mulia tersebut dapat diteruskan oleh penerus MPKU selanjutnya,”paparnya.

Mudah-mudahan Pak Agus husnul khotimah, amal ibadahnya diterima, dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Amin. (aan)