Sebanyak 36 siswa Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 1 Taman (MTs Muhita) mengikuti Pelatihan dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Guru Al-Qur’an Junior yang dilaksanakan selama hampir tiga bulan, mulai 3 November 2025 hingga 20 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan program lanjutan bagi peserta didik yang telah lulus munaqasyah dan mengikuti Wisuda Al-Qur’an.
Pada pelaksanaan tahun ini, peserta PPL dibagi ke dalam 9 kelompok, masing-masing terdiri atas 4 siswa. Seluruh kelompok diterjunkan secara langsung ke sejumlah lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan sekolah formal yang berada di wilayah Taman, Sukodono, Wage, Krian, serta daerah sekitarnya. Selama masa PPL, para siswa menjalani praktik mengajar Al-Qur’an sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat di lingkungan tempat penugasan.
Program PPL Guru Al-Qur’an Junior pertama kali dilaksanakan oleh MTs Muhita pada tahun 2022. Pada periode 2025–2026 ini, kegiatan tersebut memasuki angkatan keempat dan menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam penguatan kompetensi keagamaan peserta didik. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman lapangan yang terstruktur, terarah, dan berkelanjutan.
Adapun tujuan dari pelaksanaan PPL Guru Al-Qur’an Junior, antara lain melatih peserta didik agar memiliki kemampuan mengajar Al-Qur’an secara baik dan bertanggung jawab, serta memberikan pengalaman nyata dalam kegiatan dakwah dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, peserta didik juga dibiasakan untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama proses pembelajaran di sekolah.
Kepala MTs Muhita, Mochammad David El Hakim, S.Th.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PPL Guru Al-Qur’an Junior yang terus berlangsung secara konsisten. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk mengamalkan ilmu Al-Qur’an sekaligus mengembangkan kemampuan mengajar dan tanggung jawab sosial.

Guru pendamping PPL, Siti Ulfiyah, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman penting bagi peserta didik dalam mengembangkan keterampilan nonakademik.
“Semoga pengalaman selama PPL dapat menjadi modal ketika mereka terjun di masyarakat, sehingga mampu mengamalkan ilmu Al-Qur’an yang diperoleh di MTs Muhita untuk membangun generasi Qur’ani,” ujarnya.
Salah satu peserta PPL, Jihan, siswi kelas IX-A, menyampaikan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat senang menjadi peserta PPL Guru Al-Qur’an Junior. Kegiatan ini melatih keberanian saya dan memberi kesempatan untuk mengamalkan ilmu yang telah saya pelajari selama di MTs Muhita,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan oleh Reni Herawati, siswi kelas VIII Tahfidz. Ia menilai kegiatan PPL memberikan pengalaman yang berkesan selama proses pembelajaran di luar sekolah.
“Selama PPL, saya belajar bagaimana menyampaikan Al-Qur’an dengan sabar dan penuh tanggung jawab. Mengajar adik-adik di TPQ membuat saya lebih memahami makna mengamalkan hafalan, bukan hanya sekadar menghafal,” ungkapnya.
Reni berharap pengalaman yang diperoleh selama PPL dapat terus diamalkan di masa mendatang. “Semoga ilmu, hafalan, dan pengalaman yang kami dapatkan selama PPL bisa terus kami amalkan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan PPL Guru Al-Qur’an Junior periode November 2025 hingga Januari 2026 ini, MTs Muhita terus menjalankan program pembinaan peserta didik yang berorientasi pada penguatan kompetensi keagamaan dan pengalaman bermasyarakat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments