Sebanyak 40 dai cilik dari SD Muhammadiyah 1 Taman dan SD Muhammadiyah 2 Taman (SD Mumtaz) mengikuti program Safari Ramadan 1447 H dengan mengisi kultum di berbagai masjid dan musala di wilayah Taman, Kabupaten Sidoarjo, serta beberapa wilayah sekitarnya. Program tersebut dilaksanakan selama bulan Ramadan sebagai bagian dari kegiatan pembinaan dakwah bagi siswa.
Berdasarkan jadwal Safari Dai Cilik Ramadan 1447 H, para siswa mengisi kultum setelah salat Subuh, setelah salat Asar, serta setelah salat Tarawih. Kegiatan tersebut berlangsung sejak 17 Februari hingga 18 Maret 2026 dengan lebih dari 50 titik lokasi dakwah.
Lokasi kegiatan tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Bebekan, Tawangsari, Sambiroto, Gilang, Ketegan, Kalijaten, Sukodono, Tanjungsari, hingga Surabaya bagian selatan. Para dai cilik dijadwalkan menyampaikan kultum di berbagai masjid dan musala yang berada di wilayah tersebut.
Beberapa masjid yang menjadi lokasi kegiatan Safari Dai Cilik antara lain Masjid Al Manar Bebekan, Masjid Al Fath Gilang, Masjid Al Fattah Bebekan, Masjid Ki Bagus Hadikusumo Sukodono, serta Masjid Miftahul Jannah Tanjungsari. Selain di masjid, kegiatan dakwah juga dilaksanakan di sejumlah musala yang berada di lingkungan permukiman warga.
Program Safari Dai Cilik ini merupakan bagian dari kegiatan pembinaan yang dilaksanakan oleh sekolah. Sebelum tampil di masyarakat, para siswa mengikuti proses pembinaan yang dilakukan oleh guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Dalam proses tersebut, para siswa dilatih menyusun materi kultum, memahami dalil yang digunakan, serta mempersiapkan penyampaian materi di hadapan jamaah. Selain itu, siswa juga mendapatkan bimbingan terkait intonasi, artikulasi, serta cara menyampaikan pesan secara jelas.
Beberapa siswa yang mengikuti kegiatan tersebut di antaranya Azril Agam Pradipta (3D), Yudhistiro Arrazk Habibi (6A), Muhammad Zidan Athafillah Abadi (6E), serta Thomas Daniswars Giarta (6G). Sebagian siswa dijadwalkan mengisi kultum di lebih dari satu lokasi selama kegiatan Safari Ramadan berlangsung.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) SD Mumtaz, Amrozi, S.Fil.I., M.Pd., menyampaikan bahwa para dai cilik yang mengikuti kegiatan ini telah melalui proses pembinaan sebelum diterjunkan ke masyarakat.
“Sebelum tampil, mereka kami pastikan benar-benar siap. Materinya dilatih langsung oleh guru-guru Al Islam. Dari pemilihan tema, kelengkapan dalil, hingga cara penyampaian, semuanya melalui proses pembinaan yang serius,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap siswa yang akan tampil juga melalui proses penilaian untuk memastikan kesiapan mereka dalam menyampaikan materi kultum.
“Kami ingin ketika anak-anak ini berdiri di mimbar, mereka tidak hanya lancar berbicara, tetapi juga menyampaikan dengan adab, ketenangan, dan pemahaman. Dakwah itu bukan hanya soal suara yang lantang, tetapi hati yang jernih dan pesan yang sampai,” tutur Amrozi.
Program Safari Dai Cilik ini dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan pembinaan siswa di bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pengalaman menyampaikan materi keagamaan di hadapan jamaah masjid dan masyarakat.
Kegiatan Safari Dai Cilik Ramadan 1447 H yang dilaksanakan oleh SD Muhammadiyah 1 Taman dan SD Muhammadiyah 2 Taman berlangsung selama bulan Ramadan dengan melibatkan puluhan siswa serta dukungan dari guru pembimbing dan pengurus masjid di berbagai wilayah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments