
PWMU.CO – Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Dolopo Madiun, Supriyono SPdI mengikuti kuliah umum bertajuk “Deep Learning dalam Tinjauan Psikologi Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah Dasar”. Acara ini berlangsung di Gedung Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada Senin (24/2/2025) dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.
Kuliah umum ini diselenggarakan berkat kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Dalam kegiatan ini, ada dua narasumber yang dihadirkan yakni Ketua Program Studi Magister Pendidikan Dasar UPI, Dr Aris Rakhmad Riyadi MPd dan Ketua Program Studi Pendidikan Dasar UMS, Dr Choiriyah Widyasari MPsi.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Magister Pendidikan Dasar dari UMS dan UPI, baik secara langsung di lokasi maupun melalui platform daring.
Supriyono yang juga mahasiswa semester tiga Magister Pendidikan Dasar di UMS, mengaku sangat antusias mengikuti kuliah umum ini. Ia menyatakan kekagumannya terhadap konsep deep learning dalam perspektif psikologi pendidikan dan pembelajaran di sekolah dasar.
“Materi yang disampaikan benar-benar membuka wawasan saya tentang penerapan deep learning dalam pembelajaran di sekolah dasar. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pemahaman mendalam oleh siswa, tetapi juga memperhitungkan aspek psikologis yang mendukung efektivitas belajar,” ujarnya.
Dalam kuliah umum ini, para narasumber menjelaskan bahwa deep learning dalam pendidikan dasar menekankan pemahaman mendalam melalui pengalaman belajar yang bermakna. Proses ini melibatkan pemikiran kritis, refleksi, serta keterlibatan emosional siswa dalam memahami materi.
Selain itu, aspek psikologi pendidikan juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung efektivitas pembelajaran.
Dengan mengikuti kuliah umum ini, Supriyono berharap dapat mengimplementasikan konsep yang diperolehnya dalam praktik pendidikan di MI Muhammadiyah Dolopo.
Ia juga menekankan pentingnya terus memperbarui wawasan akademik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah yang dipimpinnya.
“Kami para pendidik perlu terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pendidikan agar dapat memberikan pembelajaran yang lebih efektif bagi siswa. Saya optimis konsep deep learning ini dapat diterapkan di MI Muhammadiyah Dolopo untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” tambahnya. (*)
Penulis Kangpri Editor Ni’matul Faizah