Ramadan dan Iftar Akbar

Acara yang menjadi kolaborasi antara SD Muhammadiyah 4 Zamzam dan bunda bunda IKWAM (Ikatan Wali Murid SD Muhammadiyah 4 Zamzam) menghadirkan M Musfiqon sebagai pembicara. Dalam kesempatan ini Musfiqon membahas tentang menjadi pribadi bil hikmah. Musfiqon menjelaskan, dalam hidup kita akan selalu dipertemukan dengan banyak kejadian.
“Ketika itu otak kita akan diajak berpikir untuk menyelesaikannya satu persatu, dan ini semua sudah sesuai dengan takdir ketentuan Allah. Tetapi sebagai seorang yang beriman, hendaknya tiap tiap kejadian itu harus bisa membawa kita bil hikmah. Artinya, tiap peristiwa itu harus bisa kita ambil hikmahnya, karena hikmah adalah sebuah kebaikan,” jelasnya.
Selain kajian Ramadan dan Ifthar Akbar, kegiatan Darul Arqom di SD Muhammadiyah 4 Zamzam ini rupanya menyimpan banyak kegiatan seru dan menyenangkan. Tidak heran semangat siswa siswi sangat terpancar sejak mereka diantar ayah bunda kegerbang sekolah meskipun dalam kondisi puasa. Bagaimana tidak, dalam kegiatan tersebut siswa siswi kelas 5 dan 6 diajak untuk mabit dan menginap di pondok pesantren, sementara untuk kelas kecil diajak untuk membuat kolase kaligrafi, fun game, tahfiz ceria untuk kelas 1 dan 2, tahfidz game untuk kelas 3 dan 4, lalumateri tentang birul walidain dan Lailatul Qadar.
Kaur Ismuba, Herman mengungkapkan bahwa Ramadan kali ini kelas 5 kami ajak untuk menimba ilmu di pondok pesantren Al-Fattah Buduran Sidoarjo sementara kelas 6 kami ajak untuk mabit disekolah. Untuk kelas kecil kami ajak membuat kolase kaligrafi, fun game, tahfiz ceria dan tahfidz game. Dan hari ini Sebagai penutup rangkaian kegiatan ini ada kegiatan shalat tarawih dan tadarus al Quran bersama.
Herman berharap rangkaian acara ini tidak hanya membawa manfaat untuk siswa siswi, namun juga mempererat kekompakan siswa dan orang tua. Sehingga tali persaudaraan terjaga antara wali murid dengan sekolah.
“Kami harap berkah Ramadan ini bisa dirasakan oleh keluarga besar SD Muhammadiyah 4 Zamzam sebagaimana tema kita pada kegiatan ini yakni menghidupkan spirit al-Maun, mewujudkan indahnya kebersamaan,” tutupnya. (*)
Penulis Realita Tataguna CB Editor Amanat Solikah