Ditemui Din Syamsuddin, Grand Syaikh Al Azhar Siap Hadiri Pertemuan Ulama Dunia di Indonesia

250
Hikmah Press
Din Syamsuddin (kiri) dalam pertemuan dengan Syaikh Al Azhar. (PWMU.CO)

PWMU.CO – Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) Prof Dr Din Syamsuddin bertemu Imam Besar Grand Syaikh Al-Azhar Prof Dr Ahmad Thoyyib di Masyikhotil Azhar Kairo, Mesir, Jumat (9/3/18).

Pada kesempatan itu Prof Din menyampaikan surat undangan dari Presiden Republik Indonesia kepada Grand Syaikh Al-Azhar untuk menghadiri High Level Consultation (HLC) of World Muslim Scholars on Wasatiyat Islam pada awal Mei di Indonesia. Pertemuan akan dihadiri oleh 50-an ulama dan tokoh-tokoh dari dunia, termasuk dari dalam negeri.

iklan

Dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut, Prof Din dampingi oleh Duta Besar RI LB & BP Drs. Hilmy Fauzi, Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH Anizar Masyhadi, Staf Asisten UKP Ahmad Imam Mujaddid Rais, dan anggota delegasi lainnya dari Indonesia.

Baca Juga:  Didorong Maju sebagai Cawapres, Ini 5 Jawaban Din Syamsuddin

Prof Din juga menyampaikan salam hormat dari Presiden Joko Widodo dan masyarakat Indonesia. Dia mengatakan, Indonesia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Al-Azhar atas peranannya dalam membangun peradaban dunia dengan Islam yang moderat.

Syaikul Thoyyib menyambut hangat Prof Din dan delegasi. Dia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Presiden Indonesia yang telah mengundang pada acara HLC di Jakarta.

Syaikh Thoyyib sendiri direncanakan akan menghadiri acara HLC tersebut, karena tema acara tersebut sesuai dengan nilai-nilai penting dalam manhaj Al-Azhar; Wasatiyat Islam.

Dia memberikan perhatian besar kepada Indonesia, termasuk membina para mahasiswa yang sedang menempuh studi di Al-Azhar. Harapannya, sekembalinya ke Tanah Air, akan menjadi duta-duta Al-Azhar dalam menyebarkan Islam yang moderat.

Baca Juga:  Din Syamsuddin dan Kiai Abdurrahim Nur Itu Awalnya Bukan Muhammadiyah

Selama di Kairo, Din dan delegasi dibantu penuh oleh KBRI Kairo. Bahkan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Dr Usman Syihab dan Pejabat Ekonomi Aris beserta staf selalu mendampingi perjalanan rombongan. (Anizar)