Nasyiah Ramah Anak: Kegiatan Tetap Asyik, meski Berseliweran Bocah-Bocah Cilik

92
Hikmah Press
Dua boca sedang asyik bermain. Di sebelahnya pelatihan Nasyiah tetap berjalan lancar. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Di situ ada rapat atau pelatihan, di situ pula ada anak-anak kecil. Itulah kalimat yang pas untuk menggambarkan setiap kegiatan yang dilakukan oleh Nasyiatul Aisyiyah.

Organisasi otonom Muhammadiyah yang biasa disingkat NA atau dijuluki Nasyiah itu memang beranggotakan perempuan muda usia produktif 18-40 tahun. Artinya, mayoritas mereka yang berumur 25-35 tahun masih memiliki anak-anak kecil.

iklan

Pada Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik, Sabtu (14/4/18) misalnya, selain terlihat beberapa anak kecil yang sedang bermain bersama temannya, tampak pula beberapa balita yang digendong ibunya. Sedangkan ibu-ibu mereka aktif mengikuti acara.

“Sangat senang bisa mengikuti acara DANA II ini. (Sebab) Nasyiah sangat ramah dengan anak kecil. Selain dapat ilmu saya juga tetap bisa menjaga anak yang masih berumur satu tahun,” kesan Ika Shandika, salah satu pada PWMU.CO  saat ditemui pada jam istirahat makan siang.

Baca Juga:  Nasyiah Gelar Talkshow Bahas Sugar Daddy dan Sugar Baby

Ika tidak sendirian. Ada juga Tsalis Apriliyah yang membawa kedua anaknya dalam kegiatan tersebut.

Seorang bocah cilik bermain sendiri di tengah pelatihan yang diikuti ibunya. (Istimewa/PWMU.CO)

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Gresik Dra Uswatun Hasanah yang menjadi pembicara materi Manusia Pilihan yang Menginfakkan Dirinya kepada Persyarikatan Muhammadiyah, menyampaikan, sebagai pimpinan sekaligus sebagai istri, harus benar-benar pandai dalam manajemen waktu. “Yakni pandai dalam membagi waktu antara organisasi dan keluarga,” uja Bu Us, panggilaan akrabnya.

Selain kecakapan membagi waktu, Bu Us juga berpesan tentang pentingnya kader Nasyiah menguatkan sisi spiritualitasnya. “Agar urusan rumah tangga tidak terbengkelai maka kita harus melakukan kegiatan Nasyiah dengan modal keikhlasan,” tutur guru SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu.

Bu Us mengingatkan, tujuan hidup manusia adalah semata-mata mencari ridha Allah SWT dengan memberi kemanfaatan pada orang lain.

Baca Juga:  Nasyiah Akan Galakkan Rumah Aduan untuk Korban Kekerasan pada Perempuan dan Anak

“Sedangkan fungsi hidup kita adalah menjadi khalifah. Maksudnya Allah telah menciptakan manusia dengan kesempurnaannya. Dengan akalnya, manusia bisa membedakan mana hal yang baik dan yang buruk di muka bumi ini,” ujarnya sambil mengutip Alquran Surat Albaqarah Ayat 30.

DANA II wilayah kerja Gresik tengah yang berlangsung dua hari hingga Ahad (15/4/19) ini diikuti 40 peserta dari Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Gresik, Kebomas, Manyar, Cerme, GKB, Sangkapura, dan Duduk Sampeyan. (TA)

Para peserta berfoto bersama usai acara. (Istimewa/PWMU.CO)