Para Narasumber Yang Dapat Cinderamata Kartun Diri: Koq Lebih Keren dari Aslinya?

93
Hikmah Press
M Saad Ibrahim (kanan) ketika menerima cinderamata lukisan kartun diri. (Ichwan Arif/PWMU.CO)

PWMU.CO – Panitia Pengajian Ramadhan IV 1439 H Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB, Gresik, punya cara tersendiri dalam memberi kenang-kekangan pada para narasumber.

Mereka berusaha memberikan sesuatu yang indah dikenang dan menginspirasi. Seperti tampak pada hari pertama, Jumat (25/5/18), di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

iklan

“Kalau kita beri vandel itu sudah biasa,” ujar Ustadzah Rohmawati MPd, Koordinator Tim Sinergi Al Islam Majelis Dikdasmen PCM GKB yang menjadi panitia acara tersebut.

“Supaya cenderamata ini bisa dikenang bahwa mereka pernah memberikan materi dan mengubah mindset pada warga Muhammadiyah di lingkungan PCM GKB,” lanjutnya.

Zainuddin Maliki (kanan) dan lukisan kartun diri yang diterimanya. (Ichwan Arif/PWMU.CO)

Usai memberikan materi, setiap narasumber diberi kenang-kenangan berupa lukisan kartun gambar diri berukuran 40×60 cm yang dipigora warna hitam.

Lukisan kartun tersebut merupakan karya pelukis Gresik, Rahmad Basuki. Ada 10 lukisan yang telah disiapkan Basuki untuk 10 narasumber yang memberikan materi dalam acara tersebut.

“Ini ada pembohongan publik,” ujar Ketua PWM Jatim Dr H Saad Ibrahim MA, saat menerima cinderamata kartun dirinya, usai memberikan materi Hakikat Islam: Peran dan Implementasi Tauhid dalam Kehidupan Sehari-hari.

“Lukisan di pigora ini lebih ganteng daripada aslinya,” jelasnnya, disambut tawa peserta pengajian.

Hal senada juga diujarkan Prof Dr H Zainudin Maliki MSi, Wakil Ketua PWM Jatim, merespon kartun dirinya.

“Kog lebih keren lukisannya. Lebih muda dan keren daripada yang ada di atas panggung ini,” paparnya.

Demikian pula yang dirasakan Ketua PWM Jateng Drs H Tafsir MAg ketika menerima cinderamata itu.

Kadang kita perlu menertawakan diri sendiri, Pak! He-he-he … (Ichwan Arif)

Ketua PWM Jarim Tafsir (kiri) saat menerima cinderamata dari Ketua Majelis Dikdasmen GKB Gresik Nanang Sutejda. (Ichwan Arif/PWMU.CO)