Anak Guru Budi yang Meninggal Dipukul Muridnya Sudah Dilahirkan, Lazismu Datang Menyerahkan Bantuan

204
Hikmah Press
Aksar/pwmu.co
Lazismu Surabaya menyerahkan bantuan untuk persalinan Sianit Sinta, istri almarhum Guru Budi.

PWMU.CO-Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Surabaya sangat memperhatikan nasib Sianit Sinta (22), istri guru almarhum Ahmad Budi Cahyono. Tim Lazismu Surabaya datang ke rumahnya di Sampang menyerahkan bantuan untuk biaya persalinan Sianit Sinta, Ahad (24/6/2018).

Diberitakan sebelumnya, almarhum Budi Cahyono adalah guru seni rupa SMAN 1 Torjun Sampang yang meninggal karena dipukul muridnya pada 1 Februari 2018 silam. Saat meninggal istrinya sedang hamil lima bulan.

iklan

Bayi anak Budi telah lahir dengan operasi sesar pada Selasa (19/6/2018) pukul 13.30.  Beratnya 3,7 Kg, tinggi 52 cm diberi nama Achmad Azil Budi Cahya. Sekarang hidup bersama ibunya di Jrengik Sampang.

Tim Lazismu Surabaya yang hadir sambang bayi adalah Ketua Lazismu Sunarko ditemani Abdul Hakim, Aksar Wiyono, Edy, Warsono, Heru dan Miftah Faried Fahmi Naja.

Ketua Lazismu Kota Surabaya Sunarko MSi menyampaikan, sangat bahagia atas kelahiran putra almarhum guru Ahmad Budi Cahyono. “Alhamdulillah, kami bisa melaksanakan amanah dari para donatur dan sudah diterima oleh istri almarhum Guru Budi,” paparnya.

Menurutnya, kunjungan ini penyerahan bantuan yang ketiga. ”Kunjungan pertama bersama Lazismu Jatim  dan Majelis Dikdasmen Jatim kita serahkan bantuan Rp 30 juta. Kemudian ada susulan bantuan dari donatur langsung kita berikan pada tahap kedua  Rp 2,1 juta. Terakhir hari ini kita serahkan Rp 20 juta rupiah,” katanya.

Dia berterima kasih kepada para donatur yang telah memberikan perhatian dan bantuan untuk istri dan anak almarhum Guru Budi. ”Semoga Allah membalas dengan balasan pahala yang berlipat ganda serta bermanfaat bagi kelangsungan pendidikan anaknya, ” tuturnya. “Semoga putranya diberi kesehatan oleh Allah, cepat besar dan  menjadi anak yang saleh,” tambahnya.

Diterangkan, Lazismu melalui program Peduli Guru terus menggalang dana guna membantu para guru yang bergaji kecil sebagai bentuk apresiasi. Guru seperti ini gaji kecil tapi dedikasi penuh untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Dermawan yang ingin berpartisipasi pada program Peduli Guru, bisa dikirim langsung di Kantor Lazismu, Pusat Dakwah Muhammadiyah Jl. Wuni 9 Surabaya atau transfer via rekening BNI Syariah 8800188880 atas nama Lazis Muhammadiyah Surabaya,” tandasnya. (Aksar/Habibie)