Pengurus Pusat (PP) Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Surabaya (IKA Umsura) menggelar rapat koordinasi sebagai langkah awal pemantapan agenda organisasi tahun 2026.
Rapat berlangsung di At-Ta’awun Tower lantai 22 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Jumat (9/1/2026).
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung Ketua PP IKA Umsura, Dr. Suli Da’im, MM, dan dihadiri jajaran pengurus pusat.
Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat struktur organisasi, sekaligus menyiapkan agenda strategis IKA Umsura ke depan.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat koordinasi ini adalah persiapan pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) PP IKA Umsura. Raker dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 31 Januari 2026 mendatang.
Menurut Dr. Suli Da’im, Raker menjadi momentum penting untuk merumuskan arah gerak organisasi alumni agar lebih terstruktur, adaptif, dan berdampak nyata bagi almamater maupun masyarakat.
“Raker nanti akan menyusun program kerja yang realistis, terukur, dan relevan dengan kebutuhan alumni,” ujarnya.
Dalam Raker tersebut, agenda pembahasan akan dibagi ke dalam dua komisi utama, yakni Komisi AD/ART dan Komisi Program Kerja. Pembagian ini dimaksudkan agar pembahasan berjalan lebih fokus dan mendalam.
Komisi AD/ART akan membahas penguatan regulasi organisasi, termasuk penyempurnaan aturan dasar dan aturan rumah tangga agar sejalan dengan dinamika organisasi alumni yang semakin berkembang secara nasional.
Sementara itu, Komisi Program Kerja akan memfokuskan pembahasan pada perumusan program strategis PP IKA Umsura, baik yang bersifat internal organisasi maupun program yang mendukung kemajuan Umsura dan kontribusi alumni di tengah masyarakat.
“Program kerja harus mencerminkan identitas alumni Umsura yang unggul, berkemajuan, dan memiliki kepedulian sosial,” tegas Suli.
Selain membahas Raker, rapat koordinasi juga menginventarisasi keberadaan dan kesiapan Pengurus Wilayah (PW) IKA Umsura di berbagai provinsi di Indonesia. Dari total 38 provinsi, sekitar 80 persen kepengurusan wilayah telah terdata dan aktif.
Capaian ini dinilai sebagai modal penting untuk memperkuat jaringan alumni Umsura secara nasional. PP IKA Umsura menargetkan seluruh provinsi dapat memiliki struktur kepengurusan yang solid agar koordinasi program dan komunikasi organisasi berjalan lebih efektif.
“Penguatan pengurus wilayah adalah kunci agar IKA Umsura benar-benar hadir di seluruh Indonesia, tidak hanya di pusat,” kata Suli.
Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana pembentukan Koordinator Daerah (Korda) sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi di tingkat kabupaten dan kota.
“Korda diharapkan menjadi penghubung antara pengurus wilayah dan alumni di daerah, sekaligus motor penggerak kegiatan alumni di tingkat lokal,” imbuh Khoirul Anam, M.Sos, sekretaris PP IKA Alumni Umsura.
Pembentukan Korda ini, terang Khoirul, dipandang strategis untuk memperluas jangkauan program IKA Umsura, mempererat solidaritas alumni, serta membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi alumni di daerah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments