Ketika Ulin Kundang Bertemu Pendekar Tapak Suci di SD Mugeb

102
Hikmah Press
Aksi pendekar Tapak Suci saat bertemu Ulin Kundang. (David/PWMU.CO)

PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) menggelar Thematic Performance di lapangan outdor sekolah, Jalan Belitung IV Nomor 20 GKB Gresik, Sabtu (23/2/19). Kegiatan yang merupakan acara tahunan ini dilaksanakan mulai pukul 07.00-10.30 WIB.

Acara yang mengusung tema “Briliant and Creative in Achieving the Future” ini dihadiri oleh kurang lebih 2.000 tamu undangan yang terdiri dari siswa, wali siswa, dan sponsorship.

iklan

Dalam puncak acara, panitia menyuguhkan drama kolosal Ulin Kundang, yang merupakan parodi dari Cerita Rakyat Malin Kundang. Yang berbeda dari cerita Malin Kundang karena ada kolaborasi unsur Tapak Suci dan tahfidh.

Alkisah, saat Ulin tiba di kota perantauan, ia melihat sekelompok pendekar berbaju merah yang sedang berlatih. Karena penasaran, Ulin menghampirinya.

“Maaf, ini perguruan apa ya?” tanya Ulin.

“Ini Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Kak,” jawab salah satu dari mereka.

Setelah mengetahui nama perguruan itu, Ulin tertarik dan mulai berlatih bersama mereka.

Setelah sekian tahun, Ulin kembali ke kampung halamannya. Disambutlah dia oleh seorang perempuan tua.

Ibu Ulin—yang diperankan Zhulaifah, siswa kelas 5A—tidak diakui oleh Ulin sehingga menyebabkan dia terkutuk menjadi batu.

“Durhaka kamu Ulin, kukutuk kau menjadi batu,” ucap Zhulaifah.

Setelah Ulin menjadi batu, tampillah dua siswa lainnya yang membacakan ayat Alquran sebagai pengingat kita tentang azab durhaka yang sangat pedih.

Kepala SD Mugeb Fony Libriastuti MSi sangat terharu melihat bakat siswanya dalam bermain peran. “Saya bangga, anak-anak sudah seperti aktor ibukota,” ungkapnya bangga.

Acara ini juga menyuguhkan berbagai pertunjukkan, seperti tahfidh, musikalisasi puisi, drama Ada Apa dengan Mugeb, fashion show, tari modern dan tradisional.

Tak hanya itu, berbagai macam perlombaan untuk siswa dan wali siswa mulai dari lomba scrapframe, kreasi nasi bakar, sampai tampilan bakat yang di unggah ke Youtube. (Viki)