Ironi Nasionalisme Lewat Nonton Bareng Film ‘Tanah Surga Katanya’

46
Hikmah Press
Amar/pwmu.co
Anak-anak Desa Banjarrejo menonton film bersama kader IMM.

PWMU.CO-Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Salman Alfarisi yang tergabung dari beberapa kampus non Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) menggelar nonton bareng film bersama masyarakat Desa Banjarrejo, Bojonegoro, Sabtu (16/3/2019).

Acara nobar yang juga diramaikan oleh anak-anak SD ini digelar untuk memeriahkan milad IMM ke-55. Film yang diputar berjudul Tanah Surga Katanya?.  Film ini mendapat penghargaan film dan sutradara terbaik dalam FFI tahun 2012.

iklan

Film ini bercerita penderitaan warga Indonesia hidup di perbatasan Malaysia di Kalimantan. Tawaran kehidupan baik justru ada di tanah seberang.  Usai nonton dilanjut dengan diskusi.

Ketua Umum PK IMM Salman Alfarisi Ulil menjelaskan, diskusi film ini untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat untuk menjaga anak-anak ketika mengakses internet. ”Di internet banyak konten kekerasan dan porno yang bisa memengaruhi perilaku anak,” ujarnya.

Pembiacara lain Ayik dari Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan IMM menerangkan, film Tanah Surga Katanya ini mengajarkan sopan santun kepada orang tua lewat cinta tanah air. ”Mengajarkan tentang persatuan di tengah perpecahan saat Pilpres,” ujarnya.

Nobar ini mendapat sambutan masyarakat. Para orangtua itu bisa mendapat masukan masalah pembatasan pemakaian internet terhadap anak-anaknya.

”Kami susah membatasi anak menggunakan HP. Kegiatan positif seperti ini bisa memisahkan anak dari gadget yang banyak mudhorotnya,” ujar warga Banjarejo. Anak-anak kecil asyik menonton film ini sambil menikmati donat buat kader immawati. (Amar)