Merakit Alat Monitor Infus, Siswa Smamita Raih Juara

132
Hikmah Press
Dari kiri: juara MAN 2 Tulungagung, SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo, SMA Negeri 1 Gresik, dan SMA Negeri Mojoagung.

PWMU.CO-Tim SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo meraih juara 3 dalam Kompetisi Karya Ilmiah yang digelar Departemen Teknik Instrumentasi  Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Ahad (24/3/2019).

Kompetisi ini juga disebut Inspection. Sebuah kompetisi karya tulis ilmiah siswa SMA/SMK untuk menyalurkan inspirasi dan ide kreatifnya. Kompetisi ini meningkatkan kemampuan atau gagasan melalui karya tulis ilmiah, serta menciptakan pemikiran kritis dari siswa siswi untuk membentuk karakter bangsa atas bakat menulis. 

iklan

Kepala Departemen Teknik Instrumentasi ITS, Dr Ir Purwadi Agus Darwito MSc menjelaskan, kriteria pemenang Inspection  ditentukan dengan beberapa penilaian seperti kreativitas, tema karya ilmiah, aplikasi, dan presentasi.

”Dari 50  tim SMK/SMA se Jawa Timur, diambil 10 finalis. Sepuluh finalis  itu kemudian diadu pada hari Sabtu, 23 Maret 2019 untuk memperebutkan gelar pemenang utama 1, 2 dan, 3,” katanya.

Pemenang diumumkan Ahad, 24 Maret 2019 bersamaan dengan acara Instrumentation Show yang menghadirkan pembicara Wakil Gubernur  Jatim Dr H Emil Elestianto Dardak MSc, Kepala Pusat Studi Energi ITS Ir Ali Musyafa’ MSc dan Direktur PT GMN Energy Ir Chayun Budiono MSc rer nat.

Tim Smamita Amanda Reza, pelajar kelas X IPA 1, menjelaskan, karya ilmiahnya berupa desain alat monitoring infus. ”Kami tiga orang. Saya, Akbar Krisna dan Arsyita Intan membuat alat Monitoring Infus Berbasis Mikrokontroler Atmega8 dan Sensor Infrared. 

”Alat ini cara kerjanya LCD monitor dan LCD Display memberikan respon visual  ketika cairan infus mencapai batas limit 50 ml – 100 ml,” kata dia menerangkan. ”Kemudian respon audio berupa ISD 1820 yang disambungkan pada speaker untuk pemberitahuan suara,” tambahnya.

Selain Amanda, sekolah ini juga mengirimkan delegasi lainnya yang masuk babak final yakni Dhiya Ulhaq, Rafi Al Zuhdi, Dimas Bahrul Ulum. Tim kedua ini dengan alat detektor gempa bertenaga air. Kemudian Jasmine Qodi’ah, Eva Avizena dan Aisyah Ramadhani dengan Portabel Power Bank Solar Cell.

Dalam kompetisi ini juara satu diraih oleh Gayatri Aleyda Rahmadina dari SMA Negeri 1 Gresik dengan karya penggunaan moeregy sebagai pemanfaatan konsep termoelektrik untuk energy terbarukan. Juara 2 Inge Permatasari dari SMA Negeri Mojoagung dengan karya pemanfaatan susu basi sebagai alternatif pengganti pasta batu baterai. Best poster diraih oleh Alfan Khoirul Umam dari MAN 2 Tulungagung dengan karya Marmer House Broiler.

Tema Infection kali ini berupa  Pengembangan Teknologi Terbarukan Dalam Rangka Menjaga Ketahanan Energi Nasional. (Wahyu Murti)