Hindari Jadi Guru yang Dipendekkan Umurnya dengan Ungkapan seperti Ini

197
Pasang Iklan Murah
Sudarusman mengisi halal bihalal di PCM Rungkut. (Hamzah/pwmu.co)

PWMU.CO –PCM Rungkut Surabaya mengadakan halal bihalal yang dihadiri jajaran pimpinan, ortom, guru, dan karyawan amal usaha. Acara diadakan di MI Muhammadiyah 27 Surabaya, Sabtu (15/6/2019).

Sebagai pembicara Kepala SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Sudarusman ST membahas keteladanan guru. ”Di sekolah, murid mencari role model dan guru yang harus jadi teladan buat mereka,” ungkapnya.

iklan

Karena itu keteladanan di sekolah itu penting. Menurut dia, pendidik harus melakukan kebaikan sebelum ia menasihati muridnya.

Ia menambahkan, menjadi pendidik harus mampu menyelesaikan persoalan murid yang tidak mampu dihadapi wali murid. ”Jangan sampai murid ini awalnya goncengan berduaan. Nanti begitu keluar sekolah malah goncengan bertiga. Malah tambah parah ini,” ujar Sudarusman disambut tawa para hadirin.

Keteladanan yang dilakukan guru, kata dia, membuatnya menjadi sosok yang dikenang sepanjang masa meskipun telah tiada.

”Dengan keteladanan, kita akan jadi guru yang dikenang sepanjang masa, bukan guru yang dipendekkan umurnya. Sik urip ta guru iku, sik ono ta wong iku,” tuturnya mengutip jargon-jargon yang menunjukkan ketidaksukaan terhadap orang. (Hamzah)