Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Ngawi menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal di Hall Islamic Center Muhammadiyah Ngawi pada Ahad (5/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., serta diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat dan organisasi.
Acara ini menjadi bagian dari tradisi silaturahmi pasca-Idulfitri yang secara rutin diselenggarakan oleh keluarga besar Aisyiyah Ngawi. Selain sebagai ajang saling memaafkan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga dan organisasi mitra, termasuk amal usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Kabupaten Ngawi.
Ketua PDA Ngawi, Hj. Supriyati, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia juga mengapresiasi panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Dalam kesempatan yang sama, ia meresmikan TK ABA 1 Ngawi sebagai TK ABA unggulan di Kabupaten Ngawi.
Ketua panitia, Titik Iswaroh, S.Pd., yang juga Koordinator Bidang PAUD Dasar dan Menengah PDA Ngawi, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 800 peserta. Peserta terdiri atas tamu undangan, Bupati Ngawi beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngawi, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), jajaran PDA, dinas pendidikan, organisasi otonom, organisasi mitra, serta warga Aisyiyah se-Kabupaten Ngawi.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program yang dijalankan oleh Aisyiyah. Ia menilai konsistensi organisasi tersebut dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, ketahanan pangan, dan kesehatan, telah memberikan kontribusi bagi masyarakat. Ia juga menyinggung penggunaan jarik yang dimaknai sebagai simbol sikap tidak mudah berselisih dalam kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian acara. Dalam sambutannya, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., menyampaikan sejumlah hal terkait program pendidikan nasional. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat dalam membentuk karakter anak.
“Keluarga memiliki peranan yang sangat fondasional dalam mencetak karakter generasi emas yang akan datang. Penentu kualitas generasi masa depan ada di rumah masing-masing. Pengontrol era digitalisasi yang luar biasa pesat dengan memberikan waktu, rasa aman dan nyaman anak-anak di rumah, serta membersamainya dengan penuh ketulusan, perhatian, dan menjadi role model/panutan yang baik bagi semua anggota keluarga. Dan masa usia emas terjadi antara usia 0–6 tahun,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menjalankan program revitalisasi pendidikan melalui skema swakelola bantuan pemerintah dengan melibatkan masyarakat sekitar. Selain itu, penyediaan Interaktif Flat Panel (IFP) untuk sekolah negeri maupun swasta terus dilakukan guna mendukung ekosistem pendidikan yang lebih kondusif.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Ngawi terhadap program pendidikan nasional. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus ditingkatkan untuk mempercepat peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Kegiatan Halalbihalal ini berlangsung tertib dengan partisipasi berbagai unsur masyarakat. Agenda ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara organisasi masyarakat dan pemerintah, serta mendukung penguatan kerja sama dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Ngawi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments