Prestasi membanggakan kembali diraih oleh peserta didik SMP Muhammadiyah 6 Dau, Akbar Fauzan. Siswa kelas VIII ini berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Bahasa Inggris dalam ajang Ar Rohmah Tahfizh Creativity (Artivity) 607 yang digelar di Malang, Sabtu (30/8/2025).
Akbar mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. “Sangat bangga dan senang karena bisa mendapatkan prestasi dan membanggakan keluarga serta sekolah,” ungkapnya.
Dalam wawancara, ia menjelaskan bahwa motivasinya mengikuti lomba adalah untuk terus mengasah kemampuan berbahasa Inggris. Minatnya terhadap bahasa internasional ini sudah tumbuh sejak masih di bangku TK. Untuk menghadapi kompetisi, Akbar mempersiapkan diri dengan belajar giat dan disiplin.
“Ke depan, saya berharap bisa terus meningkatkan kemampuan dan menorehkan lebih banyak prestasi di bidang ini,” katanya.
Menurut pembina sekaligus guru Bahasa Inggris SMP Muhammadiyah 6 Dau, Alifia Eka Pristiyaputri SPd, keberhasilan Akbar tidak lepas dari kerja keras yang diiringi dukungan guru serta orang tua.
“Prestasi Akbar menjadi bukti bahwa kolaborasi antara peserta didik, guru, dan orang tua sangatlah penting. Dengan sinergi tersebut, peserta didik dapat berkembang optimal dan mampu bersaing di berbagai ajang,” ujarnya.
Sejak kelas VII, Akbar sudah menunjukkan potensi besar dalam bidang bahasa Inggris. Tahun sebelumnya, ia pernah mengikuti Olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional dan berhasil meraih juara 3 Piala BPPM FISIP Universitas Brawijaya.
Lebih lanjut, Alifia berharap prestasi ini dapat memotivasi siswa lain untuk berani berkompetisi. “Kami berharap ke depan akan semakin banyak peserta didik yang mengikuti jejak Akbar, berani berkompetisi, berprestasi, dan membanggakan sekolah di berbagai bidang,” tambahnya.
Prestasi yang diraih Akbar Fauzan diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik SMP Muhammadiyah 6 Dau agar lebih giat belajar. Tidak hanya dalam bidang akademik, namun juga dalam pengembangan bakat dan minat lainnya sehingga mampu mencetak generasi berprestasi di berbagai ranah.
Selain itu, pihak sekolah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan wadah pengembangan diri bagi para siswa. Dengan demikian, semangat berprestasi tidak berhenti pada satu orang, tetapi meluas menjadi budaya sekolah yang membanggakan Persyarikatan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments