Sorak sorai penuh semangat menggema di lapangan futsal SMP Muhammadiyah 9 Surabaya, Sabtu (10/1/2026). Bukan sekadar pertandingan, hari kedua gelaran Akselerasi Kreasi Seni Islami dan Sains Sport Matematic Olimpic (AKSI SPOTIC 2026) menjadi panggung pembentukan karakter, kebersamaan, dan semangat juang siswa-siswi Muhammadiyah Kota Surabaya.
Ajang yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya ini mempertandingkan cabang futsal antar sekolah Muhammadiyah. Dengan mengusung tema “Berjiwa Aksi, Kaya Prestasi, dan Berlandaskan Akhlaq Islami”, kompetisi ini diikuti oleh 28 tim futsal SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya.
Sejak peluit awal dibunyikan, atmosfer pertandingan terasa hidup. Setiap sentuhan bola mengandung harapan, setiap sprint mencerminkan tekad, dan setiap gol disambut tepuk tangan penuh apresiasi. Meski masih babak penyisihan, para pemain menunjukkan permainan terbaiknya. Mereka sadar, bukan hanya skor yang dipertaruhkan, tetapi juga nilai-nilai yang dibawa dari sekolah masing-masing.
Pentingnya Sportivitas
Dalam sambutan pembukaan, Amang Muazam, M.Pd.I, Ketua K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya, menegaskan bahwa futsal bukan sekadar ajang mencari pemenang.
“Pertama, kegiatan ini untuk menjalin persaudaraan antar sekolah. Kita semua siswa Muhammadiyah, kita semua pelajar Indonesia,” pesannya penuh makna.
Pesan kedua yang ditekankan adalah pentingnya sportivitas. Menang dengan terhormat dan kalah dengan bermartabat menjadi prinsip utama.
“Sportivitas itu sangat penting. Dari sinilah karakter juara dibentuk,” tegasnya.
Namun yang paling utama, lanjut Amang, adalah mengedepankan akhlak.
“Prestasi tanpa akhlak tidak akan berarti,” ujarnya disambut anggukan para pendamping.
Semangat kebersamaan juga digaungkan oleh M. Agus Zaki Fanani, Sekretaris Panitia AKSI SPOTIC 2026. Ia mengingatkan para pemain agar tidak terjebak pada ego pribadi.
“Jangan sibuk ingin terlihat hebat sendirian. Satu gol mungkin dicetak oleh satu orang, tapi kemenangan dicetak oleh kerja sama tim. Oper bolanya, turunkan egonya, kita juara bersama,” serunya membakar motivasi.
Laga futsal hari ini menjadi gerbang menuju babak final. Dari 28 tim, hanya 8 tim terbaik yang akan melaju ke babak puncak yang dijadwalkan berlangsung Ahad, 11 Januari 2026, di tempat yang sama.
AKSI SPOTIC 2026 membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi sarana pendidikan karakter. Di lapangan futsal ini, anak-anak belajar tentang disiplin, kerja sama, sportivitas, dan akhlak Islami. Karena sejatinya, juara sejati bukan hanya mereka yang mengangkat trofi, tetapi mereka yang tumbuh menjadi insan berprestasi dan berakhlak mulia. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments