Kabar membanggakan datang dari Smamdela. Salah satu siswanya, Jovan Rafael Susanto, berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan diterima di program studi S1 Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya.
Keberhasilan ini tidak datang begitu saja. Melainkan hasil dari kerja keras, konsistensi, serta pengalaman berharga yang didapatkan selama aktif di kelas vokasi Desain Komunikasi Visual (DKV).
Sejak bergabung di kelas vokasi DKV, Jovan dikenal sebagai siswa yang aktif dan kreatif.
Ia tidak hanya mengikuti pembelajaran di kelas, tetapi juga terlibat dalam berbagai proyek dan kegiatan yang memberikan pengalaman nyata di bidang desain dan videografi. Lingkungan belajar yang suportif menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan prestasinya.
“Kesan saya selama mengikuti DKV sangat positif. Lingkungannya mendukung, teman-temannya saling memotivasi, dan pembimbingnya membantu saya untuk terus berkembang” ungkap Jovan.
Ragam Kesempatan dari DKV
Lebih lanjut, Jovan juga menambahkan bahwa melalui DKV, dirinya memiliki banyak kesempatan untuk mengikuti berbagai lomba yang memperkaya pengalaman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
“Alhamdulillah, di DKV saya diberi banyak kesempatan mengikuti lomba. Ada yang berhasil meraih juara. Tetapi ada juga yang gagal” ungkap siswa kelas XII IPA 2 itu.
Berikut merupakan berbagai prestasi yang berhasil diraih:
- Juara 1 Video Dokumenter Competition tingkat SMA/sederajat se-Provinsi yang diselenggarakan oleh Panitia Bulan Bahasa SMANIC
- Juara 2 Lomba Videografi se-Gerbangkertosusila dalam rangka HIMAGROFEST #5 oleh Himpunan Mahasiswa Agroteknologi UMG
- Juara 3 Lomba Video Edukasi tingkat nasional dalam rangka Dies Natalis ke-2 Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jawa Timur
Deretan prestasi tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis Jovan, tetapi juga dedikasi dan semangatnya dalam berkarya.
Pengalaman mengikuti lomba-lomba itu turut membentuk mental kompetitif serta kesiapan dirinya untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Jovan pun berharap agar ekstrakurikuler DKV di sekolahnya terus berkembang dan menjadi wadah bagi siswa lain untuk menyalurkan bakat mereka.
“Semoga ekstrakurikuler DKV ini terus berkembang dan menjadi tempat bagi siswa-siswa untuk menyalurkan minat di bidang desain dan fotografi. Jangan ragu untuk mencoba dan terus berkarya, karena dari situlah kita bisa menemukan potensi terbaik dalam diri kita” pesannya.
Keberhasilan Jovan menjadi inspirasi bahwa kombinasi antara lingkungan belajar yang tepat, bimbingan yang konsisten, dan kemauan untuk terus berkembang dapat membuka jalan menuju masa depan yang gemilang.
Motreight, Brand DKV Smamdela
Program vokasi Desain Komunikasi Visual (DKV) Smamdela melalui Motreight menghadirkan pendekatan pembelajaran yang berbeda dengan mendorong siswa untuk terjun langsung ke dunia kerja sejak dini.
Melalui berbagai proyek nyata, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengasah keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini.
Beragam proyek telah ditangani langsung oleh siswa, mulai dari pengelolaan konten media sosial sekolah. Seperti pembuatan posting Instagram, hingga produksi visual untuk kebutuhan dokumentasi.
Selain itu, siswa juga terlibat dalam sesi foto buku kenangan, serta pengerjaan foto dan video kelulusan atau haflah akhirissanah yang membutuhkan perencanaan matang dan eksekusi profesional.
Tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah, siswa DKV Mothreigt nljuga diberi kesempatan untuk mengerjakan proyek di luar sekolah.
Hal ini bertujuan untuk memperluas pengalaman, membangun portofolio, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi klien nyata.
Ahmad Rizal Azdka SPd selaku waka kesiswaan mengungkapkan harapannya dengan metode pembelajaran berbasis praktik ini.
Ia berharapm lulusan Smamdela khususnya yang mengikuti program vokasi DKV mampu bersaing di industri kreatif dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
“Program ini menjadi bukti komitmen Smandala dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga adaptif dan profesional. Harapannya setelah lulus siswa siap menghadapi dunia kerja dan mampu bersaing di industri kreatif“ ungkapnya.





0 Tanggapan
Empty Comments