Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti lingkungan SD Muhammadiyah 4 Zamzam dalam kegiatan parenting yang dirangkai dengan Halalbihalal wali murid.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (12/04/2026) ini bukan sekadar agenda rutin. Namun menjadi ruang refleksi bersama tentang peran orang tua di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, terutama di era digital saat ini.
Sejak pagi, para wali murid tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Mereka tidak hanya datang untuk bersilaturahim, tetapi juga membawa semangat belajar demi menjadi versi terbaik bagi anak-anak mereka.
Inisiasi IKWAM
Kegiatan yang terinisiasi oleh IKWAM ini menjadi bukti bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif orang tua.
Selain itu acara turut dimeriahkan oleh penampilan tari dan tapak suci dari ekstrakurikuler siswa siswi SD Muhammadiyah 4 Zamzam.
Dalam sesi parenting, Psikolog dan Ketua Pusat Studi Mental Health UMSIDA, Lely Ika Maryati MPsi, menyampaikan poin penting yang menggugah kesadaran para peserta.
Ia menekankan bahwa anak-anak hari ini tumbuh dalam dunia yang sangat berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Meski demikian, ada satu hal yang tidak pernah berubah, yaitu kebutuhan anak akan kehadiran, pemahaman, dan kasih sayang dari orang tua.
“Teknologi boleh berkembang, tapi hubungan tetap menjadi kunci,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan bahwa orang tua terbaik bukanlah mereka yang sempurna tanpa kesalahan. Melainkan mereka yang terus berusaha hadir dan belajar dalam setiap proses tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan ini, IKWAM ingin menghadirkan wadah bagi seluruh wali murid untuk terus berproses. Setiap anak adalah istimewa. Sehingga, pendekatan pengasuhan pun tidak bisa disamaratakan.
Kesadaran inilah yang ingin ditumbuhkan, bahwa sesibuk apa pun orang tua, mereka tetap memiliki tanggung jawab untuk belajar, terlebih di tengah tantangan era digital.
Ketua IKWAM dalam sambutannya menegaskan bahwa peran orang tua saat ini semakin krusial, khususnya dalam mendampingi anak di masa pubertas.
“Kehadiran, perhatian, dan komunikasi yang hangat menjadi kunci dalam membangun kedekatan dengan anak. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan, sekaligus menjadi ruang saling menguatkan antar orang tua” ujarnya.
Apresiasi Kepala Sekolah
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Muhammad Anas Fikri, memberikan apresiasi atas berbagai program yang telah dijalankan IKWAM selama satu tahun terakhir.
Ia menilai kegiatan seperti seminar parenting dan Halalbihalal ini mampu memperkuat hubungan antara sekolah dan wali murid.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan IKWAM yang terus konsisten menghadirkan program-program positif. Kehadiran seminar parenting dan Halalbihalal ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan sinergitas antara wali murid dan sekolah” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa IKWAM memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah. Melalui kolaborasi yang erat, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang harmonis dan saling mendukung.
“Melalui peran aktif Bunda IKWAM dan para koordinator kelas, kami berharap komunikasi dapat terjalin dengan baik, saling mendukung, serta menghadirkan kekompakan dalam setiap kegiatan. Ini semua tentu bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan dan pembentukan karakter anak-anak” imbuhnya.
Momentum Halalbihalal yang menjadi bagian dari kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahim antar wali murid dan pihak sekolah. Saling berjabat tangan, bermaaf-maafan, serta berbagi cerita menjadi pemandangan yang menguatkan rasa kebersamaan.
Lebih dari sekadar pertemuan formal, kegiatan ini menghadirkan kesadaran baru bahwa mendidik anak adalah perjalanan panjang yang membutuhkan sinergi.
Di tengah kesibukan dan tantangan zaman, kehadiran orang tua yang utuh, komunikasi yang hangat, serta kolaborasi dengan sekolah menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang tangguh dan berakhlak mulia.





0 Tanggapan
Empty Comments