Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) KH Achmad Dahlan terus memperkuat tata kelola organisasi dan kualitas pelayanan melalui pelantikan dua kepala urusan baru.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat pada Sabtu (1/8/2026) di Aula Panti Asuhan Muhammadiyah KH Achmad Dahlan, Jalan Tambak Asri No. 202, Surabaya.
Pelantikan tersebut dilaksanakan oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya yang diwakili oleh Ustadz Fery Yudi Antonis Saputra MPd.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan silaturahmi sebagai momentum mempererat sinergi antara Persyarikatan Muhammadiyah dan seluruh pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan.
Perkuat Layanan, Tingkatkan Profesionalisme
Acara dihadiri oleh Wakil Ketua PDM Kota Surabaya Bidang MPKS, jajaran MPKS PDM Kota Surabaya, Wakil Ketua PCM Krembangan, jajaran MPKS PCM Krembangan, serta seluruh pengelola Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan.
Dalam kesempatan tersebut, dua pejabat yang resmi dilantik adalah:
- Nur Wahid SE sebagai Kepala Urusan Bidang Pendidikan dan Kepesantrenan.
- Eka Fahreza Putra sebagai Kepala Urusan Bidang Humas, Fundraising, dan Teknologi Informasi.
Pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen PAM KH Achmad Dahlan untuk memperkuat pelayanan, meningkatkan profesionalisme pengelolaan, serta menjawab tantangan perkembangan lembaga sosial yang semakin dinamis.
Dalam sambutannya, Ustadz Soedjono yang mewakili PCM Krembangan menegaskan bahwa kaderisasi merupakan bagian penting dalam keberlangsungan organisasi Muhammadiyah.
Menurutnya, setiap jabatan yang diemban bukanlah sebuah beban, melainkan amanah dari Allah SWT yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Ia mengajak seluruh pengelola untuk terus berjuang mengembangkan LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan sebagai ladang dakwah dan pengabdian kepada umat.
“Kaderisasi harus terus berjalan di organisasi. Jabatan ini adalah tugas dan amanah dari Allah SWT, bukan beban. Jangan pernah bosan berjuang di Muhammadiyah melalui LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan” pesannya.
Suasana menjadi lebih hangat ketika di akhir sambutannya, Ustadz Soedjono menyampaikan pantun yang disambut senyum dan tepuk tangan para hadirin.
Klambi batik werno abang,
Mari dilantik tambah berkembang.
Klambi batik werno biru,
Mari dilantik ojo turu.
Pantun tersebut menjadi penutup sambutan yang mencairkan suasana sekaligus mempererat kebersamaan di antara peserta yang hadir.
7 Pesan Wakil Ketua PDM Surabaya
Sementara dalam sambutannya, Wakil Ketua PDM Kota Surabaya Bidang Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS), M Arif’an, mengenang perjalanan Panti Asuhan Muhammadiyah KH Achmad Dahlan.
Kini, panti asuhan tersebut berkembang menjadi salah satu Amal Usaha Muhammadiyah yang memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa setiap kader Muhammadiyah hendaknya tidak memilih-milih jabatan, karena seluruh amanah memiliki nilai pengabdian yang sama dalam membesarkan Persyarikatan.
Dalam arahannya, M Arif’an menyampaikan tujuh pesan penting kepada para pejabat yang baru dilantik dan seluruh pengelola panti. Yaitu:
- Menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk tanggung jawab kepada Allah SWT dan Persyarikatan.
- Membangun budaya kekeluargaan sehingga seluruh pengelola menjadi satu tim yang solid.
- Mendorong kemajuan lembaga melalui program-program yang berdampak dan berkualitas.
- Memperbanyak legacy atau karya nyata yang dapat menjadi warisan bagi perkembangan lembaga.
- Memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Masjid Pemuda Surabaya, guna memperkuat jaringan pelayanan sosial.
- Terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pembinaan anak-anak asuh agar semakin mandiri dan berdaya saing.
- Senantiasa menghadirkan inovasi melalui program-program unggulan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kemajuan sebuah LKSA tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana. Tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, kekompakan tim, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Pelantikan dua kepala urusan ini menjadi langkah strategis bagi Panti Asuhan Muhammadiyah KH Achmad Dahlan dalam memperkuat pelayanan di bidang pendidikan, kepesantrenan, kehumasan, fundraising, dan teknologi informasi.
Kehadiran struktur organisasi yang semakin kuat diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepada anak-anak asuh sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.
Melalui semangat kaderisasi, kolaborasi, dan inovasi yang terus dikembangkan, PAM KH Achmad Dahlan berkomitmen untuk menjadi LKSA Muhammadiyah yang unggul, profesional, dan berkemajuan.
Amanah yang diemban oleh para kepala urusan yang baru dilantik harapannya dapat melahirkan berbagai program strategis yang berdampak, memperkuat dakwah sosial Muhammadiyah, serta menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas bagi umat.





0 Tanggapan
Empty Comments