Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Krian resmi membuka Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati 1 (PKDTM 1) di SD Muhammadiyah 1 Krian, Jumat siang (12/9/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta, tidak hanya dari Krian, tetapi juga dari Tanggulangin dan Porong yang turut ambil bagian dalam pelatihan kaderisasi tingkat dasar tersebut.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan langsung oleh M Rifqan Faqih.
Menariknya, Rifqan bukan berasal dari unsur panitia maupun tamu undangan, melainkan salah satu peserta pelatihan itu sendiri.
Suasana kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah (Sang Surya), dan Mars IPM yang dipandu oleh dirigen Shovia Ramadhani.
Sambutan hingga Kontrak Belajar
Prosesi pembukaan diisi dengan rangkaian sambutan dari empat pihak secara berurutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana, M Hamdani Putra Afandi, dilanjutkan oleh Ketua Umum PC IPM Krian, M Adira Bimandaru.
Sambutan berikutnya datang dari perwakilan Pimpinan Daerah IPM Sidoarjo, Fedrix Dewangga. Sebelum akhirnya ditutup oleh sambutan dari Wakil Ketua Bidang Perkaderan PCM Krian, Sarwo Edi SPd MM yang mewakili Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krian.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan berlanjut dengan penyusunan kontrak belajar dan pembagian kelompok peserta.
Sebelum kelompok terbentuk, tim fasilitator Alfinda Aqila Nurul Aziza (MOT), Shovia Ramadhani (Observer), dan Fahri Syarifuddin (IOT) lebih dulu memperkenalkan diri sekaligus menjelaskan peran mereka selama pelatihan berlangsung.
Dalam penjelasan singkatnya, tim fasilitator memaparkan bahwa peran mereka selama pelatihan adalah mendampingi jalannya kegiatan per kelompok. Mulai dari memandu diskusi, menjaga dinamika antar peserta, hingga memastikan setiap sesi berjalan sesuai arahan panitia.
Begitu kelompok terbentuk, tim fasilitator langsung menguji kekompakan para peserta lewat permainan bertajuk “Eliminasi Angka Kilat”.
Dalam permainan ini, setiap kelompok yang beranggotakan tujuh orang maju secara bergantian dan saling beradu cepat menyebutkan angka sambil jongkok peserta yang jongkok bersamaan dan menyebut angka yang sama dinyatakan gugur.
Permainan sederhana ini sontak mencairkan suasana, membuat peserta yang baru saja berkenalan terasa sudah akrab satu sama lain.
Jaringan Bukan Soal Banyaknya Kenalan
Setelah sesi perkenalan dan kontrak belajar, peserta langsung memasuki rangkaian materi inti hari pertama.
Materi Ke-Muhammadiyahan dibuka oleh Amam Fahrur SH MPd yang juga berprofesi sebagai pendidik di SD Muhammadiyah 2 Krian.
Ia mengajak peserta menelusuri ideologi Muhammadiyah secara utuh. Mulai dari Kepribadian Muhammadiyah, Muqaddimah Anggaran Dasar, Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM), hingga Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM).
Pak Amam juga menekankan landasan teologis gerakan ini lewat sejumlah ayat Al-Qur’an. Di antaranya Surat Al-Baqarah ayat 30 tentang tugas manusia sebagai khalifah dan Surat Ali Imran ayat 104 dan 110 yang menjadi dasar semangat berorganisasi serta dakwah amar makruf nahi mungkar.
Materi Networking dibawakan oleh Dimas Reza A. Dalam paparannya, Dimas menegaskan bahwa membangun jaringan bukan soal seberapa banyak kenalan yang dimiliki, melainkan seberapa baik kualitas hubungan yang dijaga.
Ia mengaitkannya dengan teori Social Capital dari Pierre Bourdieu dan Robert Putnam, serta memperkenalkan alur “Know, Trust, Collaborate” sebagai tahapan membangun relasi.
Peserta juga diajak memahami active listening dan pola “Observe, Open, Ask, Listen, Connect” sebagai bekal memulai percakapan. Sekaligus peran IPM sebagai jembatan kolaborasi antarpihak.
Sesi dilanjutkan dengan materi Problem Solving oleh Robby Ilham Imaniar, mengusung tema “From Reaction to Strategic Action”.
Robby mengenalkan metode Problem Tree Analysis, yang memetakan masalah layaknya struktur pohon daun sebagai dampak, batang sebagai masalah utama, dan akar sebagai penyebab.
Ia juga memaparkan lima tahap strategi penyelesaian masalah: See & Know, Frame & Analyze, Strategi Decide, Actualization, hingga Reflect & Evaluation.
Salah satu panitia, Gita Septia Ramadhan yang menjabat sebagai Bendahara Umum PC IPM Krian, mengaku puas dengan jalannya pembukaan hari ini. “Acaranya sangat kondusif, peserta sangat mudah diarahkan. Senang juga ada dari cabang lain yang ikut serta,” ujarnya.
Rangkaian PKDTM 1 masih akan berlanjut dengan materi Personal Branding oleh Kek Ridwan Hidayat, sebelum ditutup dengan agenda RTL dan penutupan pada Minggu (13/9/2026).





0 Tanggapan
Empty Comments