Suasana antusiasme membuncah di IPH School West, Jalan Pattimura Nomor 2, Sono Kwijenan, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, pada Sabtu (12/9/2026).
Ratusan peserta dari berbagai daerah berkumpul untuk mengikuti ajang bergengsi International Kangaroo Linguistic Contest (IKLC) 2026 bidang English.
Tak ketinggalan, SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik turut menerjunkan 33 delegasi terbaiknya dari kelas 1 sampai 6 untuk bersaing di tingkat internasional tersebut.
Para peserta dari SDMM terbagi ke dalam tiga kategori jenjang kelas. Sebanyak 16 siswa berasal dari kelas 1 dan 2, 10 siswa dari kelas 3 dan 4, serta 7 siswa dari kelas 5 dan 6.
Sejak pukul 07.30 WIB, wajah-wajah mungil penuh semangat itu sudah bersiap di lokasi lomba dengan membawa perlengkapan tempur mereka.
Kembali ke PBT
Ada yang berbeda pada pelaksanaan kompetisi tahun ini dibandingkan dengan penyelenggaraan sebelumnya.
Koordinator Bina Prestasi Bahasa Inggris SDMM, Syafa’atul Ilmiyah SPd memberikan penjelasan mengenai teknis pengerjaan soal yang diterapkan oleh panitia pada IKLC 2026.
“Teknis pelaksanaan tahun ini mengalami perubahan format yang cukup signifikan dibanding tahun lalu. Jika pada periode sebelumnya anak-anak mengerjakan secara Computer-Based Test (CBT), tahun ini kompetisi kembali dilaksanakan secara Paper-Based Test (PBT)” ujar Ustadzah Mia, sapaan akrabnya.
“Anak-anak harus menyilang lembar jawaban komputer secara manual menggunakan pensil 2B. Meski ada penyesuaian format, pembinaan intensif yang kami lakukan sebelum hari-H membuat anak-anak siap dan lancar mengikutinya,” terangnya di sela-sela pendampingan.
Di tengah ketegangan ruang ujian, terselip cerita menggemaskan dari salah satu peserta veteran, Emir kelas III Snowdrop.
Siswa yang pada tahun sebelumnya sukses menyabet penghargaan gold medal dan terbaik Jawa Timur di ajang serupa ini tampil sangat percaya diri meski tetap menunjukkan kepolosan khas anak-anak.
“Tadi seru banget, Soalnya ada yang gampang, ada yang bikin mikir agak lama. Tapi aku tetap jawab semua dengan teliti, biar bisa bawa pulang medali emas lagi kayak tahun kemarin” celoteh Emir sambil tersenyum lebar usai keluar dari ruang ujian.
Keikutsertaan 33 siswa SDMM dalam ajang ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam mengasah keterampilan berbahasa asing siswa sejak dini.
Hasil dari IKLC 2026 ini diharapkan tidak hanya menguji kemampuan bahasa Inggris para peserta, tetapi juga membentuk mental pembelajar yang berani berkompetisi di tingkat global.





0 Tanggapan
Empty Comments