Musyawarah Cabang (Musycab) XXI Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Lamongan resmi menetapkan Aldiansyah Firdaus sebagai Ketua Umum PC IMM Lamongan setelah menjadi satu-satunya calon yang maju dalam bursa pencalonan. Penetapan tersebut berlangsung pada Ahad (26/7/2026) pagi di Gedung Dakwah Muhammadiyah PDM Lamongan.
Proses pemilihan formatur dimulai sejak pukul 04.11 WIB hingga 05.20 WIB, berlangsung secara demokratis dengan diikuti para peserta Musycab. Selain menetapkan ketua umum, forum juga memilih 12 formatur berdasarkan perolehan suara terbanyak yang selanjutnya akan menyusun kepengurusan PC IMM Lamongan periode mendatang.
Dalam sambutan penutupan, Ketua PC IMM Lamongan periode 2025–2026, Alexi Candra Putra, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader selama masa kepemimpinannya.
“Ini adalah forum terakhir saya sebagai Ketua PC IMM Lamongan. Saya memohon maaf apabila selama memimpin ada perkataan maupun sikap saya yang tanpa sadar menyakiti hati kader-kader. Semua yang saya lakukan semata-mata demi kebaikan organisasi,” ujarnya.
Alexi juga berpesan kepada kepemimpinan baru agar mampu memahami karakter setiap kader. Menurutnya, setiap kader memiliki pendekatan pembinaan yang berbeda sehingga tidak dapat diperlakukan dengan cara yang sama.
“Seorang pemimpin harus memahami psikologi kader. Ada yang perlu didorong, ada yang diberi ruang, dan ada pula yang harus ditegaskan. Itulah seni dalam membina kader agar mereka berkembang sesuai potensinya,” tuturnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pimpinan Cabang, sekretaris, bendahara, para pimpinan bidang, komisariat, serta kader-kader militan yang selama ini membersamainya menjalankan roda organisasi.
Menurut Alexi, keikhlasan merupakan modal paling berharga dalam berorganisasi. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa PC IMM Lamongan menjadi lebih baik dari periode sebelumnya.
“Saya yakin kepemimpinan yang baru harus lebih baik dari sebelumnya. Tantangannya bukan hanya bagi ketua umum, tetapi seluruh bidang untuk terus mengawal proses kaderisasi. Persoalan kaderisasi masih menjadi pekerjaan rumah utama IMM, sehingga perlu inovasi dan kesungguhan dalam membina kader,” katanya.
Di akhir sambutannya, Alexi mengingatkan seluruh kader IMM Lamongan agar tetap menjaga idealisme dan semangat kritis sebagai mahasiswa Muhammadiyah.
“Jangan pernah lupa bahwa kalian adalah kader IMM. Jadilah pribadi yang bermanfaat, sukses dunia dan akhirat, serta tetap menjaga idealisme dan sifat kritis. Jika ada persoalan, bangun komunikasi yang baik karena organisasi akan berkembang melalui masukan dari seluruh kader,” pesannya.
Setelah seluruh rangkaian agenda selesai, pimpinan sidang secara resmi menutup Musyawarah Cabang XXI PC IMM Lamongan dengan mengucapkan hamdalah.
Berikut 12 Formatur Terpilih Musycab XXI PC IMM Lamongan
1. Bayu Firmansyah – 47 suara
2. Wardah Masruroh – 41 suara
3. M. Sutaqwim – 39 suara
4. Fillah Inzuly – 38 suara
5. Agus Selamet – 36 suara
6. Arrum Hajar – 34 suara
7. M. Nauval Nuruddin – 32 suara
8. Abdul Muiz – 30 suara
9. Anggraeni Sovi – 30 suara
10. Moch. Alifudin – 29 suara
11. Muhammad Roy Arbain – 29 suara
12. Wildan Makhrus – 28 suara
Dengan terpilihnya Aldiansyah Firdaus sebagai Ketua Umum beserta 12 formatur, Alexi berharap PC IMM Lamongan mampu melanjutkan estafet kepemimpinan, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan gerakan intelektual yang lebih progresif dan berdampak bagi persyarikatan, umat, dan bangsa. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments