Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Rindu Kembali Mondok, Puluhan Alumni Rela Begadang di Gelar Budaya dan Melekan IKPI Al-Ishlah

Iklan Landscape Smamda
Rindu Kembali Mondok, Puluhan Alumni Rela Begadang di Gelar Budaya dan Melekan IKPI Al-Ishlah
Puluhan anggota Ikatan Keluarga Ponpes Al-Ishlah IKPI Sendangagung Paciran rela begadang di Gelar Budaya dan Melekan IKPI, Kamis 24 September 2026. Foto Gondo Waloyo/PWMU.CO
pwmu.co -

Rasa rindu terhadap kehidupan di pondok pesantren membuat puluhan alumni Pondok Pesantren Al-Ishlah kembali berkumpul dalam Gelar Budaya dan Melekan IKPI, Kamis (24/9/2026) malam.

Ikatan Keluarga Ponpes Al-Ishlah (IKPI) yang berpusat di Ponpes Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan, menjadi ruang bagi para alumni untuk bernostalgia dengan kehidupan di Kampung Damai yang pernah mereka jalani sebelum melanjutkan kuliah atau meniti karier setelah lulus dari MA Al-Ishlah.

Puluhan alumni dari berbagai angkatan tampak berkumpul di panggung Tribun Barat Lapangan Basket, depan kantor MA Al-Ishlah. Mereka kompak berpose dengan salam empat jari sebagai simbol syukur atas 4 Dasawarsa Ponpes Al-Ishlah.

Banner Gelar Budaya menjadi latar dalam momen kebersamaan para alumni malam itu.

Sulton Hanafi, salah satu alumnus, mengaku merasa nyaman dan senang dapat kembali ke pondok sekaligus bersilaturahmi dengan teman-teman lama dan para guru Ponpes Al-Ishlah.

Suasana haru juga terasa dalam pertemuan tersebut. Ngajiono, teman seangkatan Sulton yang lulus dari MA Al-Ishlah pada 2004, mengaku terharu dapat kembali berkumpul dengan teman-teman pondok.

Ada rasa rindu yang mendalam untuk kembali merasakan kehidupan sebagai santri.

“Waktu berjalan cepat, seperti baru setahun meninggal pondok ini, ternyata sudah 22 tahun berlalu, ingin rasanya mengulang masa lalu saat mondok seperti dulu, tapi kini sudah banyak yang jadi kepala keluarga dan juga wali santri di pondok ini,” ujar Ngajiono yang biasa disapa Jio ini.

Malam melekan yang diiringi alunan musik jidor khas Sendangagung dan Sendangduwur menjadi obat rindu bagi para alumni.

SMPM 5 Pucang SBY

Sebagian alumni yang semula hanya berniat hadir sebentar akhirnya memilih bertahan hingga larut malam. Mereka menikmati kebersamaan secara lesehan, mengingat kembali suasana ketika masih menjadi santri.

Kebersamaan tersebut juga menjadi momentum bagi para alumni untuk memperkuat kembali hubungan dengan sesama lulusan dan almamater.

“Pokoknya mesti kita tradisikan kumpul-kumpul seperti ini, lewat IKPI semoga kita berbuat sesuatu yang riil untuk pondok kita,” timpal Sulton Hanafi.

Gelar Budaya dan Melekan IKPI dalam rangka 4 Dasawarsa tidak hanya menjadi ajang hiburan budaya. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan kembali para alumni yang telah menjalani kehidupan masing-masing setelah meninggalkan pondok.

Pertemuan itu sekaligus merekatkan kembali ikatan emosional alumni dengan almamater dan kehidupan pesantren yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka.

Bagi para alumni, malam tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang kembali masa-masa menjadi santri sekaligus menjaga silaturahmi melalui IKPI Al-Ishlah.

Revisi Oleh:
  • Satria - 25/09/2026 15:11
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu