SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) menggelar Tryout Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa kelas VI, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dari rangkaian program “Drilling TKA” yang terbagi dalam lima batch sesuai surat edaran resmi sekolah.
Tryout hari pertama ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VI dari kedua kampus SD Mumtaz. Suasana ujian berlangsung tertib dan kondusif sejak pukul 07.30 hingga 14.00 WIB.
Para siswa tampak serius mengerjakan soal-soal Bahasa Indonesia yang menguji kemampuan membaca pemahaman, penggunaan bahasa yang tepat, serta penalaran dalam memahami isi bacaan.
Tujuan dan Manfaat Tryout
Kegiatan tryout ini dirancang sebagai sarana latihan sekaligus pembinaan bagi murid kelas VI dalam menghadapi Asesmen Nasional Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Pelaksanaan tryout di awal program bertujuan sebagai seleksi dan pemetaan kompetensi awal murid untuk mengetahui tingkat kemampuan serta kebutuhan belajar masing-masing.
Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, murid akan mendapatkan pembinaan yang sesuai agar lebih siap dalam menghadapi Asesmen Nasional dan TKA.
Hal ini sejalan dengan informasi dalam surat edaran sekolah yang menyebutkan bahwa program drilling dilaksanakan setiap hari Sabtu mulai pekan ini hingga Desember 2026.
Jadwal dan Teknis Pelaksanaan
Tryout TKA Bahasa Indonesia menjadi kegiatan perdana dari rangkaian panjang program pembinaan.
Adapun pada Selasa (28/7/2026), dilanjutkan dengan Tryout TKA Matematika. Selanjutnya pada Jumat (31/7/2026), sekolah akan mengumumkan peringkat dan pembagian kelas pembinaan TKA berdasarkan hasil tryout.
Setelah pengumuman tersebut, pembinaan TKA akan dilaksanakan setiap hari Sabtu sebanyak empat kali pertemuan per batch, dimulai pada 1 Agustus 2026. Program ini berlangsung dalam lima batch secara bergiliran hingga pertengahan Desember 2026.
Strategi SD Mumtaz
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SD Mumtaz, Risky Johan MPd menjelaskan bahwa persiapan TKA tidak hanya difokuskan pada siswa kelas VI, tetapi dilakukan secara bertahap sejak kelas-kelas awal.
“Kami tidak ingin siswa kelas VI terbebani secara mendadak. Dengan persiapan yang dimulai dari kelas-kelas awal, mereka akan lebih siap dan percaya diri saat menghadapi TKA nanti” jelasnya.
Menurutnya, tryout yang dilaksanakan di awal program ini menjadi instrumen penting untuk memetakan kemampuan dasar setiap siswa.
“Hasil tryout ini akan kami gunakan sebagai dasar pembagian kelas pembinaan. Setiap siswa akan mendapatkan pendampingan yang sesuai dengan level kemampuannya, sehingga proses pembinaan menjadi lebih efektif dan terarah” tambahnya.
SD Mumtaz sendiri telah mematangkan strategi TKA melalui koordinasi tim guru yang rutin dilakukan. Sekolah juga menetapkan tiga target utama, yakni sukses pembelajaran matematika bilingual, sukses TKA, dan sukses Olimpiade Sains Nasional (OSN).
“Kami berharap melalui program drilling yang terstruktur ini, kompetensi lulusan SD Mumtaz dapat terus meningkat dan mencapai hasil yang terbaik dalam Asesmen Nasional nanti” pungkas Risky Johan.
Program Drilling TKA ini merupakan komitmen SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan pendidikan nasional.





0 Tanggapan
Empty Comments