Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) se-Perguruan Pondok Modern Paciran Lamongan sukses menggelar Mudabbar (Muhadloroh Akbar) pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang bekerja sama dengan Staf Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) Putra dan Putri ini bertempat di halaman Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran.
Lebih lanjut, Mudabbar ini berlangsung pukul 19.00–21.00 WIB dengan tema “One Stage, One Voice, One Mission”.
Agenda ini merupakan wujud komitmen dalam menumbuhkan semangat persatuan, dakwah, dan kepemimpinan di kalangan pelajar Muhammadiyah.
Pertemukan Pelajar Ragam Lembaga Pendidikan
Muhadloroh Akbar menjadi ajang yang mempertemukan perwakilan pelajar dari berbagai lembaga pendidikan dalam satu panggung untuk menampilkan kemampuan berpidato dalam berbagai bahasa serta mengekspresikan potensi seni.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan public speaking, keberanian menyampaikan gagasan, serta membangun kepercayaan diri sebagai generasi penerus Muhammadiyah.
Acara diawali dengan pembukaan yang berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh siswa dari MTs Muhammadiyah 01, SMP Muhammadiyah 25, MA Muhammadiyah 02, serta SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern. Sejumlah guru dan pembina turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut.
Ketua panitia, Muhammad Kasyful Haq Araf, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Muhadloroh Akbar serta mengapresiasi kerja sama seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini.
Sambutan juga disampaikan oleh Pimpinan Cabang IPM Paciran yang memberikan motivasi kepada para peserta agar terus mengembangkan potensi diri melalui organisasi dan kegiatan positif.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Mudir Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah, KH M Rifqi Rosyidi Lc MAg. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kemampuan berbicara sebagai bagian dari dakwah pelajar.
“Muhadloroh ini bukan sekadar latihan pidato, tetapi latihan keberanian menyampaikan kebenaran. Kalian adalah generasi yang kelak akan berdiri di tengah masyarakat, maka biasakan berbicara dengan ilmu, adab, dan keberanian” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini mampu membentuk karakter pelajar yang tidak hanya cakap berbicara, tetapi juga memiliki visi dakwah dan kepemimpinan yang kuat.
Pidato Tiga Bahasa
Penampilan Muhadloroh diawali dengan pidato tiga bahasa. Imtiyaz Kayyisah dari SMP Muhammadiyah 25 menyampaikan pidato berbahasa Indonesia.
Kemudian Naurah Mumtazhah dari MA Muhammadiyah 02 tampil dengan pidato berbahasa Arab, serta pidato berbahasa Inggris dibawakan oleh perwakilan siswa MTs Muhammadiyah 01.
Sementara itu, siswa SMK TI Muhammadiyah 11 turut memeriahkan acara dengan pembacaan puisi.
Seluruh peserta tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya, disambut antusias serta apresiasi dari para hadirin.
Selain pidato dan puisi, acara juga dimeriahkan dengan penampilan dari Asrama Putra dan Asrama Putri yang membawakan dua lagu.
Penampilan ini menjadi hiburan sekaligus penutup yang menambah semarak suasana dan mempererat kebersamaan antar peserta, panitia, dan tamu undangan.
Melalui tema yang diusung, Muhadloroh Akbar harapannya tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan berbicara di depan umum. Namun sekaligus sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan jiwa kepemimpinan, serta mempererat ukhuwah antarpelajar Muhammadiyah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semoga lahir generasi yang mampu menyampaikan dakwah dengan baik, memiliki kepercayaan diri tinggi, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments