Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan membuka Penerimaan Santri Baru (PSB) 2026-2027 gelombang Satu. Sesi ini sudah dibuka secara online sejak 6–8 Januari 2026 dan 14–16 Februari 2026. Sedangkan untuk pendaftaran offline dan tes tulis berlangsung 3 hari, Sabtu – Senin (28-30/03/2026).
Kegiatan tersebut mampu mewujudkan hubungan harmonis antar lembaga dan memperkokoh sinergitas SMP Muhammadiyah 12 (Spemudas) Paciran, Madrasah Aliyah (MA) Al-Ishlah, dan Sekolah Tinggi Ilmu Alquran dan Sains Al-Ishlah (STIQSI) Lamongan.
Ketua Panitia PSB terdiri dari dua unsur lembaga, SMPM 12 Paciran dan MA Al-Ishlah, Ketua I, M. Fazid Ulya Nahary, A.Md dan Ketua II Moh. Dzikrullah, S.Kom, kedua insan ahli Informatika dan Tekhnologi (IT) harus mampu padukan sinergitas yang kokoh, saling melengkapi dan bisa bekerja sama.
“Dua guru informatika dan tekhnologi (IT) tersebut dari Spemudas Paciran dan MA Al-Ishlah diharapkan mampu memberikan kontribusi riil dalam kegiatan penting PSB Al-Ishlah tahun ini,” ujar Wakil Kepala Sekolah MA Al-Ishlah Umi Marwati S.Ag.
Umi sendiri juga tak mau kalah. Dia bersama Wakasis Spemudas Paciran, Titin Yuliana berkolaborasi dalam kegiatan pengadaan pangan atau bagian konsumsi bagi panitia PSB. Baik Umi Marwati maupun Titin Yuliana sudah tercatat sejak tahunan membidangi perdapuran.
Bagian Dokumentasi pun menunjukkan aksinya. Duo Alimin Djamil -Mukhlis dari SMPM 12 Paciran bersama Ari Bakhtiar dan Wilda Ayu MA Al-Ishlah terus mengambil gambar. Dengan kamera yang dikalungkan di leher mereka berkolaborasi membidik moment penting lalu membaginya.
Hermawan Toti Aji dan Yasifun, bagian Entri Formulir yang bertugas di Laboratorium Komputer ini saling bahu membahu membantu setiap pendaftar offline dalam memasukkan data, baik Toti maupun Yasifun harus memastikan data masuk dengan valid.
Sementara itu, mahasiswa STIQSI Lamongan memiliki kontribusi penting di PSB. Selain menjadi panitia, mahasiswa mahasiswi membuka kantin untuk berbagai kebutuhan pangan bagi para pendaftar.
Azmi Mahdiyatul Mawaddah, mahasiswi Semester 6 ini memiliki tugas mbuka lapak kantin untuk para pendaftar, anak pertama pasangan Miftahul Muslih dan arofah tersebut bertanggungjawab terhadap pelaksanaan kegiatan wira usaha yang bergerak bidang penjualan makanan dan minuman.
Ada makanan dan minuman, naik panas maupun dingin tersedia di kantin ini. “Ayo dilarisin! Sambil menikmati makanan dan minuman yang kami jual di sini, silakan beli!,” ujar alumnus MA Al-Ishlah tahun 2023 ini.





0 Tanggapan
Empty Comments