Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Al-Qur’an Sebagai Rahmat, Pesan Menyentuh Wakil PDM Sidoarjo di Bulan Ramadhan

Iklan Landscape Smamda
Al-Qur’an Sebagai Rahmat, Pesan Menyentuh Wakil PDM Sidoarjo di Bulan Ramadhan
H. Imam Mahfudzi, S.Ag., M.Fil., Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Dalam kultum Ramadhan di Masjid Al Mahdi Grabagan, Sabtu (28/02/26), Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, H. Imam Mahfudzi, S.Ag., M.Fil., menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan rahmat dan penawar kehidupan bagi umat manusia.

Karena itulah Ramadhan dikenal sebagai Syahrul Qur’an, bulan yang di dalamnya Allah SWT menurunkan kitab suci sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Ramadhan dan Turunnya Al-Qur’an

Secara eksplisit memang tidak ada ayat yang menyebut istilah Syahrul Qur’an, namun dalam Surat Al-Baqarah ayat 185 dijelaskan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan tentang petunjuk tersebut, serta pembeda antara yang hak dan batil.

Ayat tersebut menegaskan bahwa Ramadhan memiliki kemuliaan karena menjadi momentum turunnya wahyu Allah SWT. Hal ini disampaikan oleh Wakil PDM Sidoarjo sebagai pengingat agar jamaah semakin memuliakan bulan suci dengan memperbanyak ibadah dan interaksi dengan Al-Qur’an.

Al-Qur’an sebagai Petunjuk dan Pembeda

Al-Qur’an diturunkan Allah SWT sebagai petunjuk hidup manusia serta pembeda antara yang benar dan yang salah. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-Isra ayat 82, Al-Qur’an menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, namun bagi orang-orang zalim justru menambah kerugian.

Menurut Imam Mahfudzi, ayat tersebut menegaskan fungsi utama Al-Qur’an dalam kehidupan seorang muslim. Ia memaparkan beberapa fungsi penting Al-Qur’an, di antaranya:

1. Syifa (Obat)
Al-Qur’an menjadi obat bagi penyakit hati seperti kekufuran, kedengkian, kebodohan, serta berbagai penyakit spiritual lainnya. Tidak hanya itu, Al-Qur’an juga diyakini sebagai penawar bagi penyakit fisik dengan izin Allah SWT.

Iklan Landscape UM SURABAYA

2. Rahmat
Makna rahmat dijelaskan melalui hadis masyhur, ketika Rasulullah SAW menyampaikan bahwa amal seseorang semata tidak menjadi sebab masuk surga, melainkan rahmat Allah SWT. Dalam konteks ini, rahmat dimaknai sebagai ampunan dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.

3. Penghapus Dosa
Dalam hadis sahih disebutkan bahwa setiap membaca satu huruf dari Al-Qur’an akan mendapatkan sepuluh kebaikan, bahkan dilipatgandakan. Dengan demikian, membaca dan mengamalkan Al-Qur’an menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa seorang hamba.

Al-Qur’an dan Syafaat di Hari Kiamat

Ustadz Imam Mahfudzi juga mengingatkan bahwa ibadah sholat dan membaca Al-Qur’an harus ditingkatkan di bulan Ramadhan. Pada hari kiamat kelak, amalan sholat, bacaan Al-Qur’an, serta puasa akan memohon kepada Allah SWT untuk memberikan syafaat kepada orang yang mengamalkannya.

Di akhir kultumnya, Wakil Ketua PDM Sidoarjo tersebut mengajak jamaah untuk terus membersamai Al-Qur’an di sisa Ramadhan ini. Harapannya, kelak di hari kiamat Al-Qur’an hadir memberikan pertolongan dan syafaat bagi orang-orang yang istiqamah membacanya serta mengamalkannya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu