Pengajian Rutin Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Tanggulangin kembali digelar pada Ahad (21/12/2025). Kegiatan kali ini berlangsung di Masjid Nurut Taqwa, Desa Banjarsari, Tanggulangin, Sidoarjo, dengan melibatkan kader-kader AMM dari berbagai ranting se-Tanggulangin.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Banjarsari, Zaenal Fanani, menyampaikan kebanggaannya melihat semangat kader-kader AMM yang konsisten hadir dan bergerak dalam forum pembinaan. Ia menilai, pengajian ini menjadi ruang strategis untuk menyiapkan penerus Muhammadiyah di masa depan.
“Saudara-saudara AMM adalah penerus Muhammadiyah yang akan datang. Kami dari ranting selalu mendukung dan mensuport penuh kegiatan Pengajian AMM Tanggulangin yang diadakan rutin setiap bulan,” ujarnya dalam sambutan.
Senada dengan itu, Ketua Pelaksana Pengajian AMM Tanggulangin, Moch Hidayatul Rizky, menyampaikan apresiasi atas antusias kader yang hadir. Ia menyebut, forum ini bukan hanya agenda rutin, tetapi juga wadah untuk menguatkan jejaring kader lintas ranting.
“Saya bangga melihat kehadiran dan antusias seluruh kader Muhammadiyah Tanggulangin. Semoga semangat ini terus terjaga,” ungkapnya.
Digilir Setiap Ahad Ketiga di Seluruh Ranting Se-Tanggulangin
Pengajian AMM Tanggulangin dilaksanakan rutin setiap bulan, tepatnya pada Ahad pekan ketiga, dengan sistem bergiliran di seluruh Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Tanggulangin.
Pola giliran ini dimaksudkan agar setiap ranting memiliki ruang untuk berkontribusi, menampilkan potensi kader terbaiknya, sekaligus memperkuat rasa kepemilikan bersama terhadap gerakan AMM.
Pada bulan Desember 2025, pengajian ini telah terlaksana tiga kali, dimulai dari Desa Kalidawir, kemudian Kedensari, dan dilanjutkan di Desa Banjarsari. Rangkaian tersebut dinilai sebagai bukti konsistensi gerakan kaderisasi yang terus dijaga.
Menutup sambutannya, Moch Hidayatul Rizky memanjatkan doa agar pengajian AMM dapat terus istiqamah diselenggarakan setiap bulan, sekaligus menjadi salah satu solusi strategis dalam menyiapkan generasi penerus Persyarikatan Muhammadiyah di Tanggulangin.
“Semoga pengajian AMM Tanggulangin ini bisa selalu istiqomah diselenggarakan setiap satu bulan sekali dan bisa menjadi solusi untuk menciptakan generasi penerus persyarikatan Muhammadiyah Tanggulangin,” tuturnya.
Pada pengajian kali ini, materi disampaikan oleh Ustadz Bayu Firdaus dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa pemuda harus memiliki peran aktif dan positif di tengah masyarakat. Pemuda, menurutnya, tidak boleh sekadar menjadi penonton, apalagi menjadi bagian dari persoalan sosial.
Ustadz Bayu menegaskan, pemuda Muhammadiyah harus tampil sebagai agen perubahan yang menghadirkan kebaikan serta kemajuan bagi lingkungan sekitarnya. Ia juga mengajak kader AMM untuk memperkuat kapasitas diri, baik dari sisi visi perjuangan, keterlibatan sosial, maupun karakter.
Sejumlah poin penting yang menjadi penekanan dalam materi pengajian di antaranya: pemuda perlu memiliki visi dan misi yang jelas untuk menjadi pemimpin yang baik; pemuda harus aktif dan proaktif dalam kegiatan-kegiatan positif; pemuda dituntut mampu berpikir kritis dan analitis saat menghadapi persoalan; serta pemuda wajib menjadi teladan melalui akhlak mulia dan perilaku yang baik.
Melalui pengajian rutin ini, AMM Tanggulangin berharap semangat kaderisasi terus menguat, bukan hanya dalam bentuk pertemuan bulanan, tetapi juga dalam lahirnya kader yang siap berperan, siap memimpin, dan siap memberi manfaat nyata bagi masyarakat.






0 Tanggapan
Empty Comments