Sebanyak 30 siswa kelas V Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Baratajaya Surabaya mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2025 dengan tenang dan penuh konsentrasi selama dua hari, Rabu-Kamis (24–25/9/2025).
Pelaksanaan ANBK berlangsung di ruang perpustakaan sekolah yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pukul 07.30–09.30, sedangkan sesi kedua pukul 10.40–12.40.
Pada hari pertama, Rabu (24/9/2025), siswa mengerjakan asesmen literasi yang bertujuan mengukur kemampuan membaca, memahami isi bacaan, dan menganalisis informasi secara kritis. Sementara pada hari kedua, Kamis (25/9/2025), mereka mengikuti asesmen numerasi untuk menilai keterampilan berhitung, memahami konsep bilangan, dan memecahkan masalah di bidang Matematika.
Sebelum ujian dimulai, para peserta ANBK berdoa bersama dan mendengarkan arahan dari Kepala Urusan Kurikulum serta guru kelas. Mereka duduk tertib, menatap layar dengan serius, dan mengerjakan soal penuh konsentrasi.
Pelaksanaan ANBK di SDM 16 Surabaya kali ini diawasi A. Ro’in dan Ikawati, S.Pd., pengawas dari SD Negeri Baratajaya, dengan didampingi Dheni Dhipa Wardhana SPd sebagai proktor ANBK serta Akhmad Saifuddin Zuhri, S.Kom. dari tim IT sekolah.
Kepala Urusan Kurikulum, Fahmi Muqqodas, S.Pd., menjelaskan tujuan pelaksanaan ANBK. “ANBK ini dilakukan untuk mengukur literasi membaca, numerasi, dan karakter siswa. Selain itu juga mengukur kualitas lingkungan belajar serta meningkatkan kualitas pendidikan,” tuturnya.
Ia menambahkan, hasil ANBK diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa dalam berbagai mata pelajaran. “Sehingga dapat dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” katanya.
Fahmi juga menegaskan pentingnya pemanfaatan ANBK dalam pengembangan kurikulum dan metode belajar. “Serta membantu siswa mempersiapkan diri untuk masa depan dengan meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, dan karakter,” harapnya.
Tim IT SDM 16 Surabaya, Akhmad Saifuddin Zuhri, menyampaikan bahwa sekolah sudah menyiapkan perlengkapan pendukung ANBK jauh hari sebelum pelaksanaan. “Mulai dari ruangan, laptop, chromebook, dan jaringan internet disiapkan dengan matang agar pelaksanaan ANBK berjalan lancar,” ucapnya.
Sementara itu, Alanna Dzakira Tiranda, salah satu peserta ANBK 2025, mengaku sempat gugup sebelum mengerjakan soal. “Awalnya aku agak deg-degan tapi seiring berjalannya waktu aku tenang. Alhamdulillah aku bisa menyelesaikan semua soal ANBK ini. Soal-soalnya lumayan mudah,” ungkapnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments