Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Antusiasme 52 Koperasi Primer Jatim Belajar Best Practice di KSPPS Dinar Setia

Iklan Landscape Smamda
Antusiasme 52 Koperasi Primer Jatim Belajar Best Practice di KSPPS Dinar Setia
pwmu.co -
Foto Kunjungan Peserta Studi Tiru perwakilan 52 Koperasi Primer se Jatim di KSPPS Dinar Setia Bojonegoro (Ayun Saritilawah/PWMU.CO)

PWMU.CO – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 Pusat Koperasi BUEKA Assakinah Jawa Timur yang diketuai oleh Drs Nelly Asnifati telah berlangsung di Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Ahad (13/07/2025).

Jumlah kehadiran peserta cukup banyak, yaitu 52 koperasi primer dari berbagai daerah se-Jawa Timur dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang.

Sementara itu, dalam sambutan Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur Dra. Hj. Rukmini Amar yang disampaikan secara luring, beliau menyampaikan beberapa hal, di antaranya bahwa koperasi bukan amal usaha, tetapi merupakan bagian dari program Divisi Pengembangan Ekonomi dan sebagai sarana dakwah. Sebab koperasi itu berbadan hukum yang kekuatannya ada pada anggota. Koperasi termasuk dalam ranah muamalah, maka:

  1. Tidak boleh ada gharar, harus ada kejujuran dan keterbukaan antara pendiri, pengurus, pengawas, dan anggota.
  2. Tidak boleh ada ghas atau eksploitasi, misalnya menyuruh orang lain menanggung risiko seperti menggunakan nama orang lain untuk pinjaman.
  3. Tidak boleh ada riba.
  4. Tidak boleh ada maysir atau perjudian.

Hadis Rasulullah menganjurkan untuk senantiasa berdoa pagi dan sore agar terbebas dari utang. “Dalam pengelolaan koperasi yang harus diperbaiki setidaknya ada tiga bagian, yaitu tata kelola, pendataan, dan pendanaan,” ujarnya.

Selain itu, RAT tersebut menghasilkan beberapa keputusan. Salah satu hasil keputusannya adalah memaksimalkan simpanan wajib anggota yang terdata sampai dengan Tahun Buku 2024. Termasuk juga sentralisasi pengadaan seragam se-Jawa Timur bekerja sama dengan PAUDASMEN dan MEK Jatim, serta kerja sama penyediaan daging sapi, terutama untuk katering-katering besar dengan PDA Bangkalan.

Dalam RAT ini juga dilakukan pemilihan dua orang pengawas karena masa jabatannya telah berakhir. Terpilih saudari Musyarofah dari MEK Gresik dan satu orang Pengawas Syariah, yaitu Dr Nurhayati MAg dari MEK PWA Jatim.

Kegiatan RAT dilanjutkan dengan kunjungan atau agenda studi tiru ke KSPPS (Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah) BTM Dinar Setia Bojonegoro, yaitu BUANA (Badan Usaha Nasyiatul ‘Aisyiyah) PRNA Mojokampung.

Peserta sangat antusias menimba informasi di KSPPS yang terletak di Jalan Kyai Mojo nomor 71, Ngrowo, Bojonegoro. Meskipun sudah siang menjelang sore, para peserta dari berbagai daerah se-Jawa Timur tetap semangat mencari ilmu dan informasi seputar perluasan jangkauan anggota serta pengendalian unit simpan pinjam yang sudah dipraktikkan di Dinar Setia.

Pemaparan best practice disampaikan oleh Saudari Insafitul Aminah SPdI, Manajer Dinar Setia, setelah acara inti RAT selesai. Banyak pertanyaan dan permintaan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan operasional koperasi masing-masing daerah.

Penulis Ayun Saritilawah Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu