Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Asyiknya Siswa Mimdaka Bermain Puzzle sambil Menghafal Asmaul Husna

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Peserta Pesantren Kilat Darul Arqom (PKDA) MI Muhammadiyah 2 Karangrejo (Mimdaka) Manyar, Gresik, sedang asyik bermain puzzle Asmaul Husna di Aula Masjid Al-Kautsar Karangrejo, Kamis (13/4/2023). Asyiknya Siswa Mimdaka Bermain Puzzle sambil Menghafal Asmaul Husna (Yana Firna Aisiyah/PWMU.CO)

Asyiknya Siswa Mimdaka Bermain Puzzle sambil Menghafal Asmaul Husna; Liputan Yana Firna Aisiyah

PWMU.CO – Siswa MI Muhammadiyah 2 Karangrejo (Mimdaka) asyik bermain puzzle sambil menghafal Asmaul Husna di Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA) pada Gebyar Ramadhan 1444 di Aula Masjid Al-Kautsar Karangrejo Manyar Gresik, Kamis (13/4/2023).

Seperti hari pertama, PKDA hari kedua ini diawali berdoa, shalat Dhuha, dan mengaji bersama yang dipimpin Wakil Kepala Mimdaka Ma’rufatul Ula SPd yang bertugas sebagai pemandu kegiatan.

“Ayo anak-anak kita buka Juz Ammah dan mari mulai mengaji dari surat al-Ghaashiyah sampai surat al-Balad,” ajaknya.

Kemudian Ula—panggilan akrabnya—juga mengajak anak-anak untuk menghafal kembali Asmaul Husna. “Karena kegiatan hari kedua ini adalah bermain puzzle Asmaul Husna, anak-anak harus hafal,” tegasnya.

Bermain sambil Menghafal

Penanggung Jawab Kegiatan Permainan Puzzle, Asmaul Husna Khuriyatul Firdausiyah SAB, menjelaskan, lomba ini dikerjakan secara berkelompok. “Di mana dalam satu kelompok terdiri dari 9-10 siswa,” ujarnya.

Menurutnya salah satu kegiatan menarik pada PKDA Mimdaka ini adalah lomba puzzle Asmaul Husna. 

“Karena lomba ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menghafal 99 Nama-nama indah bagi Allah SWT,” tutur wanita kelahiran Gresik.

Firda—panggilan akrabnya—kemudian memberikan aba-aba untuk duduk melingkar setiap kelompoknya.

“Ketua kelompok bisa maju ke depan dan mengambil kertas karton serta amplop berisikan 99 Asmaul Husna,” ucapnya kepada peserta.

Firda juga tidak lupa menjelaskan aturan yang harus dipatuhi dalam kegiatan lomba kali ini.

Setelah amplop dibuka, tambahnya, potongan Asmaul Husna harus disusun secara urut dan benar dan ditempelkan di karton.

“Yang membawa Juz Amma dan al-Quran dipinggirkan dulu ya, anak-anak harus menghafalkan dan mengerjakan semampunya tanpa melihat contekan,” jelasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Terdengar sayup-sayup lantunan Asmaul Husna dari beberapa kelompok, sepertinya lantunan itu memudahkan untuk menyusunnya.

“Ya Allah, Ya Rohman, Ya Rokhim, Ya Malik, Ya Kuddus, Ya Salam, Ya Mukmin, Ya Muhaimin,” ucap sebagian peserta.

Menurutnya Firda, siswa antusias mengikuti lomba ini karena sebagian besar dari siswa Mimdaka telah menghafal Asmaul Husna. 

“Nah, kali ini kita coba uji kemampuan mereka untuk hafalan Asmaul Husnanya yang biasa siswa Mimdaka lakukan pada saat doa pagi sebelum pembelajaran dimulai,” jelas guru Kemuhammadiyahan Mimdaka ini.

Selain dapat menghafal dengan baik, tambahnya, target dalam lomba ini adalah siswa mampu meneladani sifat-sifat baik Allah yang tercermin dalam Asmaul Husna.

“Semoga anak-anak menjaga hafalan Asmaul Husnanya, karena sangat besar pahala bagi orang yang selalu melafalkan apalagi menghafal Asmaul Husna,” harapnya.

Kepada PWMU.CO, Kepala Mimdaka Tineke Wulandari ST menyampaikan tentang lomba yang diikuti anak anak
“Saya yakin sebagian besar dari siswa Mimdaka telah menghafal asmaul Husna. Bagaimana mereka bisa menghafal dengan baik karena membaca Asmaul Husna dilakukan siswa Mimdaka setiap pagi pada saat doa pagi sebelum pembelajaran di kelas dimulai” tuturnya

Ike panggilan akrabnya berharap dapat menghafal dengan baik, tambahnya, target dalam lomba ini adalah siswa mampu meneladani sifat-sifat baik Allah yang tercermin dalam Asmaul Husna.

“Semoga anak-anak menjaga hafalan Asmaul Husnanya, karena sangat besar pahala bagi orang yang selalu melafalkan apalagi menghafal Asmaul Husna,” harapnya.(*)

Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu