Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Atasi Stres Ibu, Mahasiswa KKN UMG Gelar Posyandu Mental

Iklan Landscape Smamda
Atasi Stres Ibu, Mahasiswa KKN UMG Gelar Posyandu Mental
Mahasiswa UMG KKN 30 Prodi Prikologi Melakukan Program Kerja Posyandu Mental di Desa Iker Iker Geger. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Penanggulangan stres pada ibu yang memiliki anak di bawah lima tahun (balita) perlu dilakukan. Pasalnya, anak yang diasuh dan dibesarkan oleh ibu yang mengalami depresi akan berisiko 19,5 kali akan mendapatkan pengasuhan yang tidak baik. Pun demikian pada ibu yang mengalami kecemasan akan mendapatkan pengasuhan yang tidak baik berisiko 56 kali.

Bentuk pencegahan ini dapat dilakukan melalui kegiatan Posyandu Mental yang dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 dari Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik pada Sabtu (14/2/2026) di Poskesdes Dusun Jurit, Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Peserta kegiatan merupakan para ibu yang biasa menghadiri posyandu rutin. Momentum ini dimanfaatkan oleh mahasiswa KKN untuk memberikan edukasi serta pendampingan terkait stres yang sering dialami dalam proses pengasuhan anak.

Program Posyandu Mental ini bertujuan untuk membantu para ibu memahami apa itu stres, penyebab stres, serta cara-cara sederhana untuk mengelolanya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mahasiswa juga melakukan screening menggunakan kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale). Namun dalam kegiatan ini, pengukuran difokuskan pada dimensi stres untuk mengetahui gambaran tingkat stres yang dialami oleh ibu rumah tangga.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pelayanan posyandu seperti penimbangan berat badan balita dan pemantauan pertumbuhan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi mengenai stres, yang meliputi pengertian stres, tanda-tanda stres, serta strategi coping seperti relaksasi sederhana, manajemen emosi, dan berbagi cerita dengan orang terdekat.

Diskusi Interaktif

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif. Dalam sesi tersebut, para ibu aktif berbagi pengalaman mengenai kesulitan yang dihadapi dalam mengasuh anak.

“Salah satu permasalahan yang muncul adalah mengenai anak yang mudah tantrum, yang menjadi salah satu pemicu stres bagi orang tua. Kami pun kemudian memberikan penjelasan serta saran terkait cara menghadapi anak tantrum dengan lebih sabar, memahami emosi anak, serta menerapkan pola pengasuhan yang lebih positif,’’ ujar Ketua KKN Kelompok 30 UMG, Nafi Zuhri Fakhruddin.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Nafi begitu disapa menyatakan, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, dengan menyimak materi yang disampaikan oleh mahasiswa prodi psikologi. Dalam sesi diskusi, terdapat satu pertanyaan dari peserta terkait anak yang mudah tantrum, yang kemudian dibahas bersama sebagai bagian dari edukasi.

“Para peserta mengaku jadi lebih paham tentang stres, dan menyatakan para ibu yang rasakan selama ini termasuk stres karena mengurus anak. Apalagi kalau anak lagi tantrum, itu kadang bikin capek dan emosi,” ungkap mahasiswa Fakultas Psikologi ini.

Ia juga menambahkan bahwa edukasi yang diberikan sangat bermanfaat dan mudah dipahami.

“Tadi juga dijelaskan cara menghadapi anak yang tantrum dan bagaimana mengontrol emosi para ibu sebagai orang tua. Ini sangat membantu dan bisa langsung dipraktikkan di rumah,” tambahnya.

Melalui kegiatan Posyandu Mental ini, diharapkan para ibu dapat lebih memahami kondisi stres yang mereka alami serta mampu menerapkan cara-cara sederhana untuk mengelolanya, sehingga dapat menciptakan lingkungan keluarga yang lebih tenang, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡