
PWMU.CO – Ayunda Anis Ulfiyatin SSos MSosio, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran dan Sains Al-Ishlah (STIQSI) Lamongan, dinobatkan sebagai Muballighat Terbaik oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Musyawarah Kerja Daerah (Musykerda) PDNA Lamongan yang digelar di Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Ahad (25/5/2025).
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, antara lain Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Drs KH Shodikin MPd, Anggota DPR RI Fraksi Golkar Ahmad Labib, Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA), serta Ibu Bupati Lamongan dan para kader NA dari seluruh cabang se-Kabupaten Lamongan.
Penghargaan diserahkan oleh Ketua PDNA Lamongan, Ustadzah Arika Karim SAg, kepada Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Solokuro yang mewakili Ayunda Anis, karena saat itu ia berhalangan hadir lantaran tengah menguji skripsi mahasiswa di kampus STIQSI.
Mendapat kabar tersebut, Ayunda Anis mengaku haru dan bersyukur. Ibu tiga anak yang berasal dari Dusun Palirangan RT 002 RW 013 Desa Payaman, Solokuro ini tidak menyangka bahwa karyanya bisa mengharumkan nama PCNA Solokuro, khususnya PRNA Palirangan, tempat ia dilahirkan.
“Saya awalnya hanya menjalankan amanah dari PRNA Palirangan untuk mewakili Cabang Solokuro sebagai peserta Muballighat PDNA Lamongan. Amanah itu saya jalani semampu saya, sebagaimana dulu saat bermuhadlarah di MA Al-Ishlah Sendangagung,” ujarnya.
Istri dari Trimay Noorman ini menceritakan bahwa kegiatan lomba dilakukan melalui pembuatan video ceramah yang diunggah ke kanal YouTube PDNA Lamongan selama Ramadhan 1446 H.
“Alhamdulillah, dari video tersebut saya akhirnya dinobatkan sebagai Muballighat terbaik,” terang Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIQSI Lamongan ini dengan penuh syukur. (*)
Penulis Gondo Waloyo Editor M Tanwirul Huda





0 Tanggapan
Empty Comments