Sabtu (15/11/2025) menjadi hari yang dinanti oleh warga Muhammadiyah Cabang Laren dan sekitarnya. Pasalnya, Pengajian ke-11 yang bertempat di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karangwungulor akan menghadirkan dai dan ulama nasional, KH. Bachtiar Nasir, Lc., MM. Kegiatan ini digelar dalam rangka Milad ke-113 Muhammadiyah.
Pengajian rutin dua bulanan yang diinisiasi Majelis Tabligh PCM Laren ini memang dikenal luas sebagai Pengajian Akbar Muhammadiyah Laren. Setiap kali digelar, ribuan jamaah dari berbagai ranting tumpah ruah, bahkan mencapai 1.400 peserta.
Menghadirkan sosok ulama besar seperti KH. Bachtiar Nasir tentu bukan perkara mudah. Menurut Maslahul Falah, S.Ag, Sekretaris PCM Laren, proses komunikasi dengan beliau telah dilakukan sejak empat bulan lalu.
“Alhamdulillah, melalui aspiranya, UBN (Ustadz Bachtiar Nasir) menyampaikan kesiapannya hadir di Laren,” ujarnya saat rapat koordinasi di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Laren, Rabu (5/11/2025).
Ketua PCM Laren, Drs. Ahmad Umar, menyambut gembira kabar tersebut. Ia menyebutkan, kehadiran UBN sangat dinantikan warga karena belum pernah hadir di Laren sebelumnya.
“Semoga beliau diberi kesehatan dan kelancaran. Kehadirannya menjadi penyemangat bagi warga Muhammadiyah Laren,” ungkapnya.
Harapan itu cukup beralasan. Sebelumnya, dua tokoh nasional Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin dan KH. Dr. Anwar Abbas yang dijadwalkan hadir dalam pengajian serupa, batal datang karena kondisi kesehatan.
Sementara itu, Ketua PRM Karangwungulor sekaligus panitia lokal, Khusnul Yaqin, M.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas kesediaan UBN hadir.
“Alhamdulillah, semua sudah kami persiapkan secara maksimal, mulai dari konsumsi, akomodasi, dokumentasi, hingga atraksi pra-acara,” ujarnya.
Rangkaian pra-acara akan dimeriahkan penampilan siswa MI Muhammadiyah 9 Karangwungulor yang menampilkan seni bela diri Tapak Suci.
Koordinator kegiatan, Nur Azizah, S.Pd dan Vivid Rohmaniyah, M.Pd—yang juga Sekretaris PCNA Laren—menyampaikan kesiapan timnya.
“Insyaallah, anak-anak sudah berlatih dengan baik untuk menampilkan yang terbaik,” tutur Vivid.
Ketua PCM Laren juga mengimbau seluruh guru dan tenaga amal usaha Muhammadiyah di wilayahnya untuk hadir. Namun demikian, tidak ada instruksi libur sekolah.
“Biarkan kepala lembaga masing-masing mengambil kebijakan dengan bijak,” tegas Malikan Saputra, M.Pd, Bendahara PCM Laren sekaligus guru SMAM 3 Parengan.
Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah di Laren kali ini diharapkan menjadi momentum memperkuat dakwah dan ukhuwah di tingkat akar rumput, sebagaimana semangat tajdid yang terus dihidupkan oleh Persyarikatan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments