
PWMU.CO – Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan (ITBADLA) menggelar acara Baitul Arqom yang dilaksanakan pada (17-18/03/2025) di bulan Ramadan 1446 H ini bertajuk “Meneguhkan Nilai-Nilai Islam Berkemajuan dalam Profesionalisme Dosen dan Tendik”. Acara dijalankan di Masjid Islamic Center ITBADLA (18/03/2025).
Baitul Arqom merupakan sistem perkaderan Muhammadiyah yang berorientasi pada pembinaan ideologi dan kepemimpinan untuk menciptakan kesamaan dan kesatuan sikap, integritas, wawasan, dan cara berpikir di kalangan pimpinan maupun anggota dalam melaksanakan misi Muhammadiyah.
Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) telah memberi kontribusi besar kepada kemajuan umat, ITBADLA yang merupakan tangan panjang AUM berkewajiban untuk terus melakukan transformasi sebagai respon atas kemajuan zaman, hal ini sejalan dengan ideologi Muhammadiyah yang patut diteguhkan pada seluruh dosen dan tendik ITBADLA.
Turut hadir pada acara pembukaan Baitul Arqom yang panitia diketuai oleh Abdun Nafi Kurniawan SAg MPdI, kemudian para petinggi kampus ITBADLA, Rektor Dr Hj Mu’ah MM, Dr Darianto SE MM (Warek III), Imam Ghazali (Ketua PDM MPKSDI Lamongan), serta seluruh dosen dan tendik ITBADLA.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang cukup menarik oleh Rektor ITBADLA, Dr Hj Mu’ah MM MPd yang memberikan sambutan hangat dan mendalam tentang relevansi tema acara dengan tantangan yang dihadapi oleh dosen dan tendik saat ini. Kemudian disusul penyerahan mandat dari ITBADLA ke Tim Master Of Training (MOT).
Dalam sambutannya, Dr Hj Mu’ah MM menekankan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam dunia pendidikan harus menjadi landasan utama dalam membentuk karakter akademisi yang kompeten dan berintegritas.
“Islam berkemajuan menekankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan, akhlak, dan profesionalisme,” ujar Rektor ITBADLA.
Lebih lanjut, Dr Hj Mu’ah menyoroti pentingya pemahaman Islam berkemajuan pada dosen dan tendik untuk dapat diamalkan dalam proses pembelajaran.
“Tidak hanya dalam hal kompetensi akademik ditingkatkan, tetapi juga dapat dan mampu mengamalkan dalam setiap aktivitas pembelajaran di ITBADLA,” tambahnya.
Iman Ghazali, menegaskan bahwa memahami, meresapi, dan mengejewantahkan Muqaddimah sangat penting bagi setiap anggota Muhammadiyah.
“Muqaddimah adalah ruh perjuangan kita. Dengan mengamalkannya, dosen, dan tendik akan semakin kuat dalam mewujudkan misi dakwah dan tajdid (pembaharuan) yang diusung oleh Muhammadiyah,” ujar Ghazali selaku Ketua MPKSDI PDM Lamongan.
Pemateri berikutnya, Drs H Muhammad Najih Bakar MSi menyampaikan bahwa karyawan AUM memiliki peran strategis dalam memperkuat eksistensi Muhammadiyah.
“Sebagai bagian dari AUM, ITBADLA tidak hanya menjalankan tugas administratif atau teknis, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan ideologis dalam mengembangkan Muhammadiyah di perguruan tinggi,” ujarnya.
Ideologi Muhammadiyah menjadi pijakan dan arah untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Selain itu, dapat menjadi bahan refleksi dalam kehidupan sehari-hari.
Di sela materi Baitul Arqom seluruh peserta diajak berdiskusi dengan tema-tema yang diputuskan oleh Tim MOT. Tema dipresentasikan oleh setiap kelompok dengan durasi tertentu. Hal ini sebagai bentuk pengasahan nalar, berfikir kritis, dan objektif, serta inovatif.
Salah satu peserta Baitul Arqom, Hanin Kharisma, memberikan kesan selama mengikuti acara. “Darul Arqom ini menjadi penting bagi saya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memperkuat nilai Islam berkemajuan di lingkungan kampus,” ujar Hanin sapaan akrab sekaligus staff Media ITBADLA.
Dengan diadakannya Baitul Arqom ini, diharapkan dapat memberikan bekal bagi dosen dan tendik untuk merefleksikan diri dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. Acara ini sekaligus menjadi ajang mempererat tali persaudaraan di lingkungan kampus ITBADLA.(*)
Penulis Dadang Wiratama Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments