Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bambang Setyawan, Mahasiswa Umpo Raih Penghargaan Top 30 Inovator Pendidikan Jatim

Iklan Landscape Smamda
Bambang Setyawan, Mahasiswa Umpo Raih Penghargaan Top 30 Inovator Pendidikan Jatim
Bambang Setiawan (kanan) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa pada malam penganugerahan EJIES 2025 (Miftahul Rahman/PWMU.CO)
pwmu.co -

Bambang Setiawan, mahasiswa S2 Pedagogi Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo), meraih penghargaan sebagai salah satu dari Top 30 inovasi pendidikan terbaik Jawa Timur.

Penghargaan itu diberikan ketika Malam Apresiasi East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2025 di Ballroom Mercure Surabaya Grand Mirama Hotel, Kamis (28/8/2025).

Hal ini menjadi momen istimewa bagi Bambang yang juga merupakan guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA Negeri Sampung Ponorogo melalui gagasan inovatifnya berupa Platform Digital untuk Kesehatan Mental (PADI UTAMA).

EJIES 2025 merupakan agenda tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Ajang ini diikuti oleh ribuan guru dan tenaga kependidikan dari seluruh wilayah Jawa Timur.

Tahun ini, tercatat 19.720 karya inovasi pendidikan dikirimkan peserta. Dari jumlah tersebut, diseleksi menjadi 250 besar, kemudian mengerucut ke 50 inovasi, hingga akhirnya dipilih 30 inovasi terbaik yang dinilai paling berdampak dan aplikatif.

Pencapaian ini tentu bukan perjalanan mudah. Bambang menuturkan bahwa proses seleksi yang panjang menjadi tantangan tersendiri.

“Saya tidak pernah menyangka PADI UTAMA bisa sampai di tahap ini, bersaing dengan hampir 20 ribu karya inovasi. Mulai dari menyiapkan proposal, mengikuti tahap presentasi di hadapan juri, hingga revisi berkali-kali, semuanya penuh perjuangan. Tapi saya percaya bahwa kesehatan mental peserta didik adalah fondasi penting dalam pendidikan. Itu yang membuat saya terus maju,” ungkapnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Lebih lanjut, mahasiswa pascasarjana Umpo ini berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi guru dan mahasiswa lain untuk terus berinovasi.

“Saya berharap, PADI UTAMA tidak hanya berhenti di ajang ini, tapi bisa benar-benar diterapkan di sekolah-sekolah. Saya ingin platform ini menjadi wadah yang membantu siswa, guru, dan orang tua dalam menjaga kesehatan mental, sehingga proses belajar lebih optimal,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, 30 inovator terbaik, termasuk Bambang Setiawan, menerima trofi, plakat, serta dana pembinaan sebesar Rp50 juta. Selain itu, sebanyak 51 guru dan tim sekolah juga memperoleh penghargaan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat lahirnya inovasi pendidikan nasional.

Sementara itu, bagi Bambang, penghargaan yang diraih menjadi motivasi baru untuk terus berkarya dan menghadirkan solusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya di bidang kesehatan mental.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu