PWMU.CO – Di tengah semarak kegiatan Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa) yang berlangsung di SMK Muhammadiyah 8 Siliragung atau dikenal sebagai SMK Models, suasana mendadak hening saat seorang pembicara naik ke atas panggung.
Dialah Rofiq, sosok inspiratif yang hadir bukan hanya membawa motivasi, tetapi juga mengajak siswa menyalakan kesadaran paling penting dalam hidup mereka: perubahan dari dalam diri, (18 /7/2025).
Dengan gaya bicara yang ringan namun menggugah, Rofiq membuka mata para siswa baru tentang pentingnya membentuk pola pikir positif sejak masa remaja. Ia menekankan bahwa perubahan sejati tidak selalu berasal dari luar—dari orang tua, guru, atau lingkungan—melainkan dari dalam diri masing-masing.
“Sebaik-baiknya perubahan itu adalah yang datang dari dalam diri. Banyak orang terlalu bergantung pada orang lain, padahal perubahan itu nggak harus besar dan spontan. Perubahan itu bersifat eksponensial. Bahkan perubahan 0,1% saja, kalau dilakukan setiap hari, itu udah luar biasa,” tegasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan bertema Create Your Own Future (CYOF), yang menjadi momen penting dalam proses pembentukan karakter generasi baru SMK Models. Di tengah dunia yang serba cepat dan menuntut ketahanan mental, kegiatan ini hadir sebagai pengingat bahwa menjadi pelajar cerdas (Smart Gen Z) bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi juga kekuatan karakter dan kepercayaan diri.
Tiga Tahap Menemukan Jati Diri
CYOF membekali peserta dengan pendekatan bertahap untuk mengenal dan mengembangkan potensi terbaiknya. Materi pelatihan dibagi menjadi tiga tahapan utama:
-
Be Yourself – mengenal keunikan dan potensi diri.
-
Be Better Yourself – memperbaiki pola pikir, sikap, dan kebiasaan.
-
Be the Best Version of You – menjadi pribadi yang unggul dan bermanfaat.
Dalam sesi ini, Rofiq tidak hanya berbicara berdasarkan teori. Ia membagikan pengalaman pribadinya dalam membentuk mindset yang sehat dan positif. Salah satunya adalah dengan membaca buku-buku psikologi dan mengenal pendekatan seperti hipnoterapi. Namun, ia tetap menekankan bahwa metode terbaik tetaplah kesadaran diri untuk bertumbuh.
“Kamu harus sengaja memilih hidup yang lebih baik, dan sadar bahwa menjadi dirimu yang terbaik itu adalah pilihan. Jangan pernah berpikir perjalananmu berhenti di satu titik, karena setiap orang punya jalan dan waktunya masing-masing,” tambahnya.
Fortasi yang Mendidik dan Menginspirasi
Kegiatan ini bukan sekadar sesi motivasi biasa. Dalam rangkaian Fortasi, SMK Models mengemas acara pengenalan sekolah dengan pendekatan yang menyentuh ranah psikologis dan spiritual siswa. Tujuannya agar siswa tidak hanya tahu “belajar apa” di SMK, tetapi juga “untuk apa” mereka belajar.
Salah satu peserta, Ajria Rahma, siswi baru jurusan PPLG, mengaku sangat terinspirasi.
“Awalnya saya kira Fortasi cuma pengenalan jurusan dan sekolah. Tapi hari ini saya belajar banyak tentang diri saya sendiri. Saya jadi lebih semangat buat berubah,” ungkapnya.
Dengan mengangkat nilai-nilai Smart Gen Indonesia, SMK Models menunjukkan bahwa mereka tak sekadar mendidik siswa untuk siap kerja, tetapi juga membentuk pribadi yang siap hidup.
Pendekatan edukatif yang membumi, dipadukan dengan semangat keberagamaan dan pembinaan karakter, menjadikan sekolah ini salah satu penggerak transformasi pendidikan Muhammadiyah di Banyuwangi.





0 Tanggapan
Empty Comments