PAUD ABA Percontohan Bojonegoro menerima kunjungan 25 mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STIT Muhammadiyah Bojonegoro dalam rangka observasi pembelajaran, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan observasi ini dilaksanakan di Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) PAUD ABA Percontohan. Para mahasiswa dibagi ke dalam 8 kelas untuk mengamati secara langsung proses pembelajaran, interaksi guru dengan anak, serta pengelolaan kelas PAUD.
Pembukaan kegiatan observasi berlangsung di Musala PAUD ABA Percontohan, dihadiri oleh konsultan pendidikan PAUD ABA Percontohan, Muhammad Yahya, Dosen pembimbing, Rizka, serta jajaran guru PAUD ABA Percontohan.
Kepala PAUD ABA Percontohan, Dwi Anjarwati, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro.
“Atas nama keluarga besar PAUD ABA Percontohan, kami mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro yang akan melaksanakan observasi pembelajaran di lembaga kami,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PAUD ABA Percontohan merasa senang dan bersyukur kembali dipercaya menjadi tempat belajar bagi mahasiswa. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, melainkan bagian dari proses pembelajaran bersama antara dunia akademik dan praktik lapangan.
“Melalui kegiatan observasi ini, kami berharap para mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana pembelajaran PAUD dilaksanakan, bagaimana guru berinteraksi dengan anak, serta bagaimana nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan diintegrasikan dalam kegiatan sehari-hari di kelas,” lanjutnya.
Dwi Anjarwati juga menyadari bahwa lembaga yang dipimpinnya masih memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan observasi ini menjadi ruang belajar yang saling menguatkan, melengkapi, dan memberikan pengalaman bermakna bagi mahasiswa sebagai calon pendidik PAUD.
Dalam pesannya kepada mahasiswa, ia menekankan pentingnya menjaga etika dan sopan santun, menghormati guru dan anak-anak, serta memanfaatkan kesempatan observasi ini untuk belajar secara maksimal.
Sementara itu, Muhammad Yahya, menyampaikan bahwa lembaga pendidikan yang besar membutuhkan perhatian dan pengelolaan yang besar pula.
“Lembaga yang besar perlu perawatan yang besar, anggaran yang besar, sehingga dibutuhkan mindset yang besar dalam mengelolanya,” tegasnya.
Kegiatan observasi pembelajaran ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro dalam memahami praktik pendidikan anak usia dini, sekaligus menjadi sarana refleksi dan peningkatan mutu layanan pendidikan di PAUD ABA Percontohan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments