Di tengah derasnya arus globalisasi abad ke-21, dunia pendidikan dihadapkan pada tantangan besar, mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan abad ke-21.
Keterampilan itu seperti kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, serta komunikasi lintas budaya. Salah satu keterampilan yang menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan tersebut adalah penguasaan bahasa asing.
Dalam konteks Indonesia, bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dan bahasa Arab sebagai bahasa agama serta budaya Islam menjadi dua bahasa yang sangat strategis untuk dikuasai oleh peserta didik sejak usia dini.
Menjawab tantangan itu, SD Muhammadiyah Kreatif (Mutif) Kraksaan, Probolinggo kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang adaptif dan visioner dengan meluncurkan program unggulan terbaru bertajuk Program Global Voices.
Peluncuran program ini dilaksanakan secara resmi pada Senin (20/10/2025) dalam sebuah seremoni yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dunia pendidikan.
Acara peluncuran berlangsung khidmat dan penuh semangat. Hadir untuk meresmikan program ini Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kraksaan, Ustaz Syamsu Hadi, M.Pd serta Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Kraksaan Ustazah Sofiah Hastuti M.Pd.
Keduanya menyampaikan apresiasi atas inovasi SD Mutif Kraksaan dan memberikan dukungan serta arahan strategis agar program ini berjalan secara berkelanjutan dan memberi dampak luas.
Program Global Voices dirancang sebagai program jangka panjang yang bertujuan membangun ekosistem dwibahasa di lingkungan sekolah.
Bahasa Inggris dan bahasa Arab akan digunakan dalam berbagai konteks keseharian di sekolah, mulai dari sapaan pagi, instruksi di dalam kelas, pengumuman, kegiatan ekstrakurikuler, hingga percakapan informal antarguru dan siswa.
Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya belajar bahasa secara teoretis, tetapi juga menggunakannya secara praktis, alami, dan menyenangkan.
Keunggulan utama dari program ini terletak pada kesiapan sumber daya manusia. SD Mutif Kraksaan telah memiliki sepuluh guru yang fasih berbahasa Inggris dan Arab secara aktif, bukan hanya dari sisi penguasaan materi, tetapi juga keterampilan berbicara (active speakers).
Para guru ini akan menjadi teladan (role model) dalam penggunaan bahasa asing secara konsisten di lingkungan sekolah, sekaligus pembimbing yang sabar dan inspiratif bagi para siswa.
Dengan peluncuran program Global Voices, SD Mutif Kraksaan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pendidikan. Diharapkan, program ini menjadi langkah awal lahirnya generasi multibahasa yang percaya diri, kompetitif secara global, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman serta budaya bangsa.


0 Tanggapan
Empty Comments