Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bangun Generasi Qurani, Smamita Gelar Diklat Standarisasi Calon Guru Al-Quran Metode Tilawati

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Direktur SMA Muhammadiyah 1 Taman Edwin Yogi Laayrananta MIKom, membuka dan memberikan sambutan dalam kegiatan Diklat Standarisasi Calon Guru Al-Quran Metode Tilawati untuk siswa tahfidh (Nashiiruddin/PWMU.CO)

PWMU.CO – Siswa kelas Tahfidh SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) mengadakan kegiatan Diklat Standarisasi Calon Guru Al-Quran Metode Tilawati di Ruang Demokrasi lantai 2 pada Rabu hingga Jumat (7–9/5/2025).

Dengan mengusung tema “Bersama Membangun Generasi Qurani,” kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas XI-4 Tahfidh. Diklat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada siswa sebelum mereka melaksanakan kegiatan Amalia Tadris atau praktik mengajar.

Dalam kegiatan tersebut, Smamita menghadirkan pemateri dari tim Metode Tilawati KPA As-Salam, yaitu Ustadz M As’ad SESy, Ustadz M Aula Rahmad SAg, dan Ustadz M Choiri SPdI yang menyampaikan materi pokok bahasan dan lagu Tilawati. Selain itu, Ustadz M Aziz SAg membawakan materi Strategi PBM Tilawati Dasar, serta Ustadz M Aula Rahmad SAg dan Ustadzah Afifah SPd menyampaikan materi tentang Munaqosah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba Smamita, Miftahol Jannah MPd, menyampaikan bahwa diklat standarisasi guru al-Quran dengan metode Tilawati berbasis Amalia Tadris ini dilaksanakan selama tiga hari. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi siswa.

“Kegiatan tahunan ini ditujukan sebagai pembekalan bagi siswa ketika terjun menjadi guru mengaji, baik dalam rangka praktik Amalia Tadris yang insya Allah akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahun sebelumnya praktik Amalia Tadris dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain SD Muhammadiyah 4 Zam-Zam dan MTs Muhammadiyah 1 Taman. Tahun ini, rencananya akan ditambah di SD Muhammadiyah 3 Ikrom.

“Kami berharap kegiatan selama tiga hari ini bisa diikuti dengan serius agar siswa mendapatkan bekal yang cukup untuk praktik mengajar maupun ketika nantinya menjadi guru mengaji di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya tentang teori, tetapi juga dalam rangka menimba ilmu yang bermanfaat, yang diharapkan menjadi bekal amal jariyah kelak.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Senada dengan itu, Direktur Smamita Edwin Yogi Laayrananta MIKom dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari proses menjadi pembelajar sejati.

“Kita sebagai muslim memiliki kewajiban untuk terus belajar, baik secara formal seperti hari ini maupun dalam aktivitas nonformal di luar sekolah,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa pelatihan ini bukan hanya seremonial atau sebatas belajar membaca al-Quran, melainkan sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Edwin menjelaskan, “Al-Quran adalah kitab suci yang tidak ada keraguan di dalamnya. Maka semakin kita mempelajari dan mengamalkannya, semakin positif pula tindakan kita. Ini adalah bentuk dakwah dan cara kita menahan diri dari hal yang kita cintai maupun yang kita benci demi ketaatan kepada Allah.”

“Rasulullah Saw bersabda, ‘Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengamalkannya.’ Maka pelatihan ini adalah bagian dari upaya mempersiapkan diri dan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir sampai kita meninggal dunia,” ujar Ketua Majelis Kader PCM Sepanjang tersebut. (*)

Penulis Nashiiruddin Editor Wildan Nanda Rahmatullah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu