
PWMU.CO – Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sidoarjo menggelar Pemantapan Karakter Islam bagi Pendidikan dan Amal Usaha Aisyiyah (AUA) melalui Pelatihan Board game dan Sticker pada Selasa (27/5/2025).
Acara ini diikuti oleh 260 peserta, yang terdiri atas jajaran PDA Sidoarjo, guru TK ABA dan Play Group (PG) LBSO, Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen), Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), serta pengelola TPQ Aisyiyah se-Kabupaten Sidoarjo.
Acara ini diselenggarakan di Aula Nyai Walidah SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, dengan tujuan memberikan informasi sekaligus mempraktikkan pembuatan board game dan desain Sticker. Board game dan Sticker dipilih karena dinilai sebagai media pembelajaran (media edukatif) yang menarik dan efektif, sehingga dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
Selain itu, media board game dan sticker juga dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan berbagai konsep seperti matematika, ekonomi, manajemen, keuangan, strategi pemasaran, dan lainnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Fitri Mur Fatimah MPd, dan Nur Insanillah S SKom. Turut hadir dalam acara tersebut anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo, Dra Hj Ainun Jariyah dan Ir Emir Firdaus.
Dalam sambutannya, Ainun Jariyah memberikan penguatan kepada para peserta bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kaum ibu, termasuk para kader Aisyiyah, turut berkontribusi nyata dalam pembangunan manusia melalui berbagai program seperti Posyandu, Pos PAUD, Posyandu Lansia, serta Griya Lansia Aisyiyah.
Sementara itu, Emir Firdaus menyampaikan pentingnya peran pendidikan dalam keluarga sebagai langkah menuju terbentuknya Insan Kamil.
Ia menyoroti keprihatinan atas meningkatnya kasus kekerasan, pencurian, dan bahkan pembunuhan yang melibatkan anak-anak, baik sebagai pelaku maupun korban. Oleh karena itu, ia mengingatkan para orang tua untuk lebih peka terhadap kondisi anak, baik secara fisik maupun psikis.
Pentingnya Board game dan Sticker bagi Pembelajaran
Sementara itu, Fitri Mur Fatimah, menyampaikan bahwa board game dan sticker terbukti mampu menarik minat anak dalam belajar. Hal ini karena keduanya bersifat rekreatif namun tetap mengandung unsur edukatif.
Berbagai media pembelajaran tersebut dikemas secara menarik dan islami, seperti dalam bentuk permainan ular tangga, kartu memori, lego, game petualangan Islam, dan lainnya.
Delapan Karakter Pelajar Muhammadiyah Berkemajuan :
1. Taat beragama dan berakhlak mulia
2. baik kepada orang tua guru dan sesama
3. Bermotivasi tinggi dan mah berprestasi
4. Memiliki sifat gemar membaca, menulis, dan berkreasi
5. Berilmu dan berkeahlian tinggi
6. Disiplin kerja keras dan mandiri
7. Harus bekerja sama dan berada di masyarakat
8. Cinta bangsa dan cinta kemanusiaan semesta
Delapan karakter pelajar ini dapat dijadikan sebagai dasar atau karakter utama dalam pembuatan board game dan sticker edukatif.
Saat sesi workshop atau praktik pembuatan board game, Bu Insanillah menyampaikan tiga langkah awal yang perlu dilakukan, yaitu:
1. Buka situs Canva.com melalui browser.
2. Login menggunakan akun email yang telah dimiliki.
3. Ketikkan kata kunci yang diinginkan pada kolom pencarian template, lalu tekan Enter. Template yang sesuai dengan kata kunci tersebut akan muncul secara otomatis.
Selanjutnya, peserta diminta memilih desain yang diinginkan dan menggunakannya untuk mengedit template yang telah dipilih. Template tersebut dapat disesuaikan dengan menambahkan elemen sesuai kebutuhan dan kreativitas masing-masing.
Sementara itu, Ketua LBSO PDA Sidoarjo, Uswatun Hasanah menyampaikan harapannya.
“Semoga kegiatan ini dapat diaplikasikan dengan baik oleh seluruh peserta, memberikan manfaat bagi lembaga masing-masing, serta mampu meningkatkan minat belajar anak sekaligus membentuk karakter Islami,” ungkapnya. (*)
Penulis U’un Mas’ulah Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments