Aula representatif SD Muhammadiyah 2 Assalam Gurah, Kediri, dipenuhi semangat juang dan keceriaan. Sekitar seratus peserta dari Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Kabupaten Kediri antusias mengikuti kegiatan Orientasi Pelatih Tunas Athfal yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Kediri pada Sabtu (9/8/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 95 peserta yang merupakan perwakilan dari 45 PAUD-TK ABA yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kediri. Orientasi ini menjadi ajang strategis untuk meningkatkan kapasitas para pelatih Tunas Athfal dalam menjalankan pembinaan kepanduan di tingkat pendidikan anak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meneguhkan semangat kepanduan HW sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini.
Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui gemuruh Tepuk HW yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kediri, Ayahanda Muda Yanuar Prakas.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasinya kepada Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) atas terselenggaranya kegiatan ini dengan rapi, penuh semangat, dan terorganisir dengan baik.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat memberikan manfaat luas bagi perkembangan pembinaan generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan Muhammadiyah,” ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kediri, Rahayu. Ia menekankan pentingnya menghadirkan HW di lingkungan sekolah dengan pendekatan yang menyenangkan dan menggembirakan, namun tetap berfokus pada pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua IGABA Majelis Dikdasmen PDA Kabupaten Kediri, Kanif.
Sementara itu, Ketua Kwarda HW Kabupaten Kediri, Moch Safi’i MPd menyampaikan bahwa kehadiran HW di sekolah adalah langkah strategis untuk meningkatkan citra positif sekolah.
“Ini adalah salah satu cara untuk membranding sekolah agar lebih dikenal, lebih baik, terus berkembang, dan berkemajuan,” tegasnya.
Dibekali Materi yang Interaktif
Selama kegiatan, para peserta mendapatkan tiga materi utama yang disajikan secara interaktif, yaitu:
1. Pengenalan Tunas Athfal dan atribut yang melekat, untuk memahami identitas serta ciri khas anggota.
2. Lagu-lagu dan Tepuk HW, yang bertujuan membangkitkan semangat dan menumbuhkan rasa kebersamaan.
3. Teknik pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan Tunas Athfal, sebagai bekal dalam mengadakan kegiatan serupa di sekolah masing-masing.
Tak hanya menjadi ajang pelatihan teknis, orientasi ini juga menjadi momentum untuk menggelorakan semangat kebersamaan, memperkuat jaringan antar-pelatih, serta meneguhkan komitmen dalam membina generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan siap berkontribusi untuk persyarikatan dan bangsa.
Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai pada pukul 15.00 WIB, sesuai dengan rundown yang telah disusun. Acara ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Semangat yang terpancar dari wajah-wajah para pelatih menjadi pertanda bahwa tunas-tunas muda HW akan terus tumbuh dengan jiwa kepanduan dan semangat juang yang tinggi. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments