
TK ABA Kanigoro Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar saat membagikan daging Qurban pada Sabtu (07/06/2025). (Agus Fawaid/PWMU.CO).
PWMU.CO – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di halaman TK ‘Aisyiah Bustanul Athfal (ABA) Kanigoro, Jalan Irian Nomor 22 RT. 04 RW. 05 Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (07/06/2025).
Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha, TK ABA Kanigoro menggelar kegiatan belajar berqurban yang melibatkan seluruh elemen sekolah.
Lebih lanjut, kegiatan ini terhadiri oleh Kepala TK, seluruh guru, murid, wali murid, serta tamu undangan dari Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA).
Mereka bersama-sama menyaksikan prosesi penyembelihan hewan qurban dan berbagi daging qurban kepada tetangga sekitar sekolah.
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
Kepala TK ABA Kanigoro Gunarti SPd atau Gun, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter anak usia dini.
“Tujuan utama kegiatan berqurban di TK adalah untuk menumbuhkan sikap kepedulian, kebersamaan, dan rasa berkorban pada seluruh murid” ujar Gun.
“Ini adalah langkah awal agar anak-anak tidak hanya memahami ajaran agama secara teori, tetapi juga bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari” lanjutnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa momen Idul Adha adalah sarana efektif untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, khususnya dalam konteks Islam.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap para murid juga dapat mempersiapkan diri di masa depan dan meningkatkan kemampuan sosial mereka. Ini selaras dengan motto lembaga kami: Be Smart, yaitu Bertaqwa, Sehat, Mandiri, Kreatif, dan Tangguh” tambahnya.
Koordinator kegiatan, Hindun Siti Sholikhah atau yang akrab disapa Hindun, turut mengapresiasi antusiasme para peserta.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Anak-anak terlihat antusias dan ikut serta dalam berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari mengenal makna qurban hingga berbagi kepada sesama” kata Hindun.
Kegiatan berqurban di lingkungan TK ABA Kanigoro ini menjadi contoh nyata pendidikan holistik sejak usia dini. Tak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga nilai-nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis Agus Fawaid, Editor Danar Trivasya Fikri






0 Tanggapan
Empty Comments